Breaking News:

Berita Nganjuk

Pemkab Nganjuk Sosialisasikan e-SKM untuk Ketahui Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan OPD

Untuk mengetahui kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan OPD, Pemkab Nganjuk sosialisasikan aplikasi e-SKM.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Para perwakilan OPD Nganjuk mengikuti sosialisasi e-SKM dalam rangka untuk mengetahui kepuasan pelayanan masyarakat, Rabu (27/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat, Pemkab Nganjuk gelar sosialisasi e-Survei Kepuasan Masyarakat (e-SKM).

Hal itu dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan Pemkab Nganjuk kepada masyarakat.

Kabag Organisasi Pemkab Nganjuk, Eko Sutrisno mengatakan, e-SKM itu bertujuan untuk dapat mengetahui informasi pengguna layanan. Terdiri dari profil pengguna layanan, persepsi pengguna layanan hingga keluhan, saran perbaikan, maupun aspirasi pengguna layanan secara detail.

Untuk itu, dikatakan Eko Sutrisno, e-SKM tersebut masih perlu untuk disesuaikan dengan metode suvei yang aplikatif dan mudah untuk dilaksanakan.

Selain itu, e-SKM nantinya juga bisa menjadi pedoman yang jelas dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

"Termasuk untuk memudahkan para organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai pelaksana pelayanan pada publik tersebut,” kata Eko Sutrisno, Rabu (27/10/2021).

Sementara Perwakilan Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Handito Putro Utomo menjelaskan cara pengoperasian e-SKM. Yakni melalui laman milik Pemkab Nganjuk.

Bagi OPD harus masuk menggunakan username dan password sesuai perangkat daerah masing-masing.

Dikatakan Handito, apabila OPD ingin mengisi pertanyaan indeks setiap unsur pelayanan secara otomatis, maka admin OPD diarahkan untuk klik ‘susun IKM otomatis’. Dengan begitu pertanyaan dan jawaban seluruh indeks akan otomatis terisi.

Baca juga: Pemkab Nganjuk Bebaskan Biaya Perawatan Warga Diduga Keracunan Makanan Hajatan di RSUD Kertosono

Sebaliknya, apabila OPD ingin pertanyaan secara manual, maka isi seluruh pertanyaan indeks sesuai unsur pelayanan dan jawaban, kemudian klik ‘simpan’. Setelah indeks terisi, OPD akan melakukan analisa IKM dari responden untuk dijadikan acuan dalam penilaian IKM.

"Untuk hasil penilaian akan keluar dalam bentuk diagram, dan dikelompokkan sesuai isi indeks. Dan yang penting, aplikasi e-SKM ini akan memudahkan pekerjaan OPD karena pekerjaan tidak perlu lagi menggunakan kertas dan bisa diakses secara daring,” tutur Handito.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved