Breaking News:

Berita Mojokerto

Pencari Rumput Temukan Jasad Bayi Perempuan Terbungkus Tas di Hutan Pacet-Trawas Mojokerto

Sesosok jasad bayi perempuan ditemukan warga di kawasan hutan jurang Gembolo Cembor (Hutan Lindung petak 3b, RPH Kemloko) Jalan Raya Pacet-Trawas, Kab

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Mohammad Romadoni
Tim Inafis Polres Mojokerto mengevakuasi jasad bayi perempuan yang ditemukan dalam kawasan hutan jurang Gembolo Cembor (Hutan Lindung petak 3b, RPH Kemloko) Jalan Raya Pacet-Trawas, Kabupaten Mojokerto, Minggu (31/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sesosok jasad bayi perempuan ditemukan warga di kawasan hutan jurang Gembolo Cembor (Hutan Lindung petak 3b, RPH Kemloko) Jalan Raya Pacet-Trawas, Kabupaten Mojokerto, Minggu (31/10/2021). 

Kondisi jasad bayi dalam keadaan terbungkus tas kain bermotif batik di tepi jurang.

Tubuh mungil bayi terbalut kain (Bedong) warna hitam dan terdapat luka pada bagian kepala sebelah kiri.

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Andaru Rahutomo mengatakan jasad bayi perempuan pertama kali ditemukan Julianto (43) saat mencari rumput di sekitar lokasi kejadian, sekitar pukul 07.30 WIB.

Saat itu, dia melihat sebuah tas dikerubungi lalat dan membukanya yang ternyata berisi mayat bayi.

Baca juga: Sebentar Lagi Lunas, Motor Karyawati Butik di Sukolilo Malah Digondol 2 Bandit, Pelaku Terekam CCTV

"Saksi membuka tas dan dilihat terdapat bayi dalam keadaan sudah meninggal," ungkapnya, Minggu (31/10).

Andaru menjelaskan kuat dugaan bayi perempuan itu sengaja dibuang. Kondisi ari-ari masih menempel sehingga diduga kuat bayi dibuang beberapa saat setelah dilahirkan.

"Bayi tanpa identitas, perempuan usia kurang dari satu bulan kondisi jenazah saat ditemukan mengalami pembusukan di kepala sebelah kiri," jelasnya.

Baca juga: Ganjarist Jatim Resmi Deklarasi, Nilai Ganjar Pranowo Figur Tepat Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi

Jenazah bayi dievakuasi menuju RSUD Prof Soekandar Mojosari guna identifikasi lebih lanjut.

Polisi menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian bayi. Korban diduga meninggal lebih dari 24 jam.

"Kami masih menunggu hasil autopsi terhadap jasad bayi di RS Bhayangkara Porong Sidoarjo untuk memastikan penyebab kematiannya," ucap Andaru.

Barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian berupa satu pakaian bayi dan satu tas.

Pihaknya, kini memburu keberadaan pelaku yang tega membuang bayi tersebut.

"Anggota masih di lokasi mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved