Breaking News:

Pandemi Covid-19 Dorong Konsumsi Asuransi Digital, Produk Embedded Akan Jadi Tren Masa Depan

Pandemi Covid-19 mendorong konsumsi asuransi digital, produk asuransi embedded akan menjadi tren di masa depan.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
(Ki-ka) COO PasarPolis, Michael Alvin Saputra, serta Founder dan CEO PasarPolis, Cleosent Randing, 2021. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pandemi Covid-19 (virus Corona) yang diiringi dengan percepatan penetrasi digital dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap asuransi membawa pengaruh terhadap lanskap industri asuransi dan pola konsumsi asuransi.

Di tahun kedua pandemi ini, transformasi asuransi dari konvensional menjadi serba digital semakin menjadi tren, dengan produk asuransi yang semakin embedded (melekat dengan kehidupan sehari-hari di masyarakat) dan customised (mengikuti kebutuhan konsumen yang unik).

Sebagai insurtech terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara, PasarPolis melihat bahwa ke depannya, tren asuransi akan bergerak ke inovasi produk yang lebih personal dan mengikuti kebutuhan unik dari setiap masyarakat.

Founder dan CEO PasarPolis, Cleosent Randing mengungkapkan, hadirnya digital tentu akan memudahkan masyarakat menemukan asuransi yang sesuai dengan kebutuhannya.

Kini, asuransi bukan lagi menjadi produk yang kaku, namun customised dan mulai menjadi gaya hidup masyarakat.

"Sebagai insurtech, PasarPolis sangat fokus untuk menghadirkan produk asuransi inovatif berbasis kebutuhan konsumen (consumer-centric) dengan pendekatan 3M, yaitu mudah, murah, dan menyenangkan. Melalui strategi tersebut, kami optimistis dapat terus memenuhi kebutuhan pasar di tengah kompetisi industri yang semakin ketat," ujar Cleosent Randing, Senin (1/11/2021).

Lebih lanjut, melalui strategi tersebut, PasarPolis sendiri berhasil memberikan proteksi asuransi kepada hampir 30 juta masyarakat di Indonesia atau mencapai 11 persen dari total keseluruhan populasi.

Selain itu, perusahaan juga membuka akses bagi para nasabah pemula (first time buyer) dengan menerbitkan lebih dari 1 miliar polis sejak tahun 2019.

Bahkan, di tahun kedua pandemi ini, produk asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, dan asuransi gadget menjadi produk yang paling banyak dibeli masyarakat secara digital melalui PasarPolis. Selain itu, produk asuransi pengiriman barang juga semakin diminati karena gaya hidup masyarakat yang berubah selama pandemi dengan tren belanja online yang juga meningkat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved