Berita Surabaya

Edarkan Sabu, Pria Sukomanunggal Digerebek di Rumah Kos, Polisi Temukan 21 Poket Sabu

Kuli bangunan asal Sukomanunggal Surabaya digrebek polisi saat menikmati tidurnya di kamar kos. Pria berinisial SO (41) warga Sukomanunggal Surabaya

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar
Edarkan Sabu, Pria Sukomanunggal Digerebek di Rumah Kos, Polisi Temukan 21 Poket Sabu
TribunJatim.com/ Firman Rachmanudin
Tersangka dan barang bukti saat di Mapolrestabes Surabaya

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Firman Rachmanudin

 
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kuli bangunan asal Sukomanunggal Surabaya digerebek polisi saat menikmati tidurnya di kamar kos.

Pria berinisial SO (41) warga Sukomanunggal Surabaya itu diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu sebagai pekerjaan sampingannya.

Benar saja, saag digrebek, polisi menemukan sebuah timbangan elektrik, satu bungkus Nutrisari, dua bendel plastik Klip, uang dan tentu saja narkotika jenis sabu yang sudah dikemas dalam 21 poket kecil.

Tersangka SO sendiri diamankan, Sabtu 30 Oktober 2021 sekitar pukul 09.00 wib didalam rumah kos Jalan Sukomanunggal Baru, Surabaya.

Baca juga: Hendak Menyalip, Pemotor di Tuban Hantam Truk yang Akan Belok ke SPBU hingga Masuk ke Kolong

Awalnya tersangka SO mengaku mendapatkan narkotika jenis sabu dari pria berinisial TSE pada, Jumat 29 Oktober 2021 kurang lebih pukul 22.00 WIB.

"Sabu itu diserahkan oleh TSE didaerah Sukomanunggal sebanyak 5 gram. Saat ini dalam pengejaran," sebut Kompol Daniel, Selasa (2/11/2021).

Oleh SA, sabu seberat 5 gram itu selanjutnya dibagi menjadi 23 poket yang siap edar dengan maksud dijual untuk mencari keuntungan.

"Dari 23 poket tersebut sudah laku sebanyak 2 poket terjual dengan berat 0,9 gram beserta pembungkusnya. Sabu dua poket itu dijual seharga Rp. 400.000, oleh pelaku," imbuh Daniel.

Sementara, sisa sabu sebanyak, 21 poket saat ini sudah disita oleh petugas polisi sebagai barang buktinya.

21 poket sabu itu dibagi masing-masing dengan berat, 1,55 gram, 1,41 gram, 0,51 gram, 0,48 gram, 0,50 gram, 0,51 gram, 0,52 gram, 0,43 gram, 0,42 gram, 0,44 gram, 0,44 gram, 0,44 gram, 0,42 gram, 0,43 gram, 0,44 gram, 0,42 gram, 0,43 gram, 0,45 gram, dan 0,42 gram, 0,44 gram, 0,42 gram.

"Saat ini, anggota masih mengembangkan guna mencari nama TSE yang disebut penyuplai barang ke pelaku," tutup Daniel.

Sementara itu, SA mengaku ia terpaksa menjual sabu dengan dalih kebutuhan ekonomi yang kurang. 

"Kerja gak mesti. Kalau ada garapan ya kerja. Kalau tidak terpaksa menganggur. Jadi saya nekat jual sabu," aku tersangka.

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved