Breaking News:

Berita Kabupaten Kediri

Petani di Badas Kediri Gelar Deklarasi Tolak Alih Fungsi Lahan untuk Tambang Galian C

Para petani di Badas Kediri menggelar deklarasi tolak alih fungsi lahan pertanian untuk tambang galian C. Buntut pemanggilan 7 petani oleh polisi.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Farid Mukarrom
Perkumpulan petani di Badas Kediri yang menggelar aksi deklarasi menolak alih fungsi lahan pertanian untuk objek tambang galian C, Selasa (2/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Farid Mukarrom

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sejumlah petani dari tiga desa di Kabupaten Kediri yang mengatasnamakan Paguyuban Tani Masyarakat Sejahtera Desa Blaru, Desa Krecek, Kecamatan Badas, dan Desa Karang Tengah, Kecamatan Kandangan, menggelar aksi deklarasi menolak alih fungsi lahan pertanian untuk objek tambang galian C.

Aksi ini merupakan buntut pemanggilan tujuh orang petani oleh Polres Kediri, pada awal Oktober 2021 lalu. 

Mereka diadukan oleh sebuah perusahaan penambang, karena tuduhan menghalang-halangi aktivitas tambang di aliran lahar Gunung Kelud yang ada di Sungai Konto

Sempat terjadi beberapa kali aksi penolakan dan perseteruan dengan pihak perusahaan tambang. 

Petani berpedoman pada surat pemberhentian sementara dari DPMPT Provinsi Jawa Timur 050/50/116.6/2018, yang berujung pada pelaporan polisi.   

Petani yang tergabung dalam Paguyuban Tani Masyarakat Sejahtera mengambil langkah deklarasi pernyataan sikap, Selasa (2/11/2021).

Aksi ini dipimpin oleh Nasikin (50) salah satu pengurus paguyuban. 

Aksi yang berlangsung di Dusun Selorejo itu dihadiri oleh perwakilan masing-masing dusun, untuk memenuhi aturan protokol kesehatan Covid-19 (virus Corona). 

"Semua anggota paguyuban sudah sepakat dan berkomitmen menguatkan tekad untuk bersatu padu mempertahankan lahan pertanian di pinggiran aliran Sungai Konto. Yang mana sudah memanfaatkan lahan pertanian selama puluhan tahun. Bahkan sudah turun temurun sejak nenek moyang mereka, jauh sebelum izin usaha penambangan itu ada," tegas Nasikin, Ketua Paguyuban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved