Breaking News:

Berita Mojokerto

Resahkan Masyarakat, 2 Warung Remang-remang Plus Karaoke di Mojokerto Digerebek Polisi

Tim Samapta (Satsabhara) Polresta Mojokerto menggerebek dua warung remang-remang  di wilayah Jalan Raya Gempolkerep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojoke

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Mohammad Romadoni
Anggota Samapta Polresta Mojokerto menggerebek warung plus karaoke di Jalan Raya Gempolkerep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Tim Samapta (Satsabhara) Polresta Mojokerto menggerebek dua warung remang-remang di wilayah Jalan Raya Gempolkerep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Hasilnya, dua orang diamankan masing-masing NAH (41) warga Desa Jeruk Seger, Kecamatan Gedeg dan SW (54) warga Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang selaku pemilik warung remang-remang plus karaoke yang menjual Mihol tanpa tanpa izin alias ilegal. 

Kasi Humas Polresta Mojokerto, IPDA MK Umam mengatakan pihaknya menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah terkait aktivitas warung plus karaoke yang seringkali disalahgunakan sebagai tempat pesta miras. Dua warung remang-remang itu juga menjual Mihol ilegal.

"Mereka terbukti menyediakan atau menjual minuman beralkohol tanpa izin," ungkapnya, Selasa (2/12/2021).

Baca juga: Tirukan Konten Viral Salam dari Binjai, Puluhan Pohon Pisang di Lamongan Rusak Dipukuli Anak-anak

Menurut dia, pihaknya mendapati banyak pengunjung pria dan wanita mengkonsumsi Miras di dua warung plus karaoke 
tersebut. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti Mihol ilegal.

Adapun sanksi tipiring terhadap pemilik warung dijerat Pasal 29 ayat 1 Perda Kabupaten Mojokerto Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

Baca juga: 1 Bandit Obok-obok Kampung di Banyu Urip Surabaya, 1 Motor Raib, Korban Menduga Ada Orang Dalam

Selain itu, pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Mojokerto dan Pemerintah Desa guna penindakan lebih lanjut.

"Kita sudah menghubungi Satpol PP dan Kepala Desa setempat terkait penindakan lebih lanjut, mengingat keberadaan warung plus karaoke itu meresahkan masyarakat," jelasnya.

Baca juga: Atap Kelas Ambruk, Puluhan Siswa SD di Dongko Trenggalek Pindah Belajar di Musala

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved