Breaking News:

Berita Blitar

Wali Kota Blitar Ajak Warga Tak Lengah dan Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 saat Nataru

Kota Blitar berhasil mempertahankan posisi PPKM Level 1 dalam upaya pencegahan kasus Covid-19. 

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
Wali Kota Blitar, Santoso, mengimbau masyarakat 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Kota Blitar berhasil mempertahankan posisi PPKM Level 1 dalam upaya pencegahan kasus Covid-19. 

Status PPKM Level 1 untuk Kota Blitar berlangsung sejak 4 Oktober 2021.

"Alhamdulillah Kota Blitar mampu mempertahankan PPKM Level 1. Mudah-mudahan kondisi ini terus berlangsung," kata Wali Kota Blitar, Santoso, Selasa (2/11/2021). 

Santoso mengatakan Kota Blitar tidak boleh lengah dengan status PPKM Level 1.

Baca juga: Tirukan Konten Viral Salam dari Binjai, Puluhan Pohon Pisang di Lamongan Rusak Dipukuli Anak-anak

Meski masuk PPKM Level 1, pelaksanaan protokol kesehatan tetap harus ditegakkan. 

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan penerapan aplikasi PeduliLindungi juga tetap digencarkan.

"Kami tetap melaksanakan prokes, vaksinasi, dan aplikasi PeduliLindungi. Ini terus dilakukan agar Kota Blitar tetap bertahan di Level 1," ujarnya. 

Baca juga: Bukan Isi Ikan, Aquarium Rutan di Gresik Berisi Handphone Hasil Sitaan dari Kamar Warga Binaan

Dikatakannya, saat ini capaian vaksinasi Covid-19 dosis satu di Kota Blitar sudah 109,01 persen dan dosis dua 79,88 persen dari total sasaran 115.850 orang.

Capaian vaksinasi Covid-19 dosis satu khusus lansia sudah 73,68 persen dan dosis dua 55,09 persen dari total sasaran 15.006 orang.

"Secara nasional, capaian vaksinasi kami sudah melebihi target. Tapi kami tidak boleh berpuas diri lalu lengah dan terlena," katanya. 

Baca juga: 1 Bandit Obok-obok Kampung di Banyu Urip Surabaya, 1 Motor Raib, Korban Menduga Ada Orang Dalam

Apalagi, kata Santoso, sekarang Kota Blitar sedang mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga Covid-19 menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Kalau tidak waspada akan terjadi gelombang kasus ketiga. Untuk mengantisipasi, pelaksanaan prokes tetap ditegakkan, vaksinasi dan PeduliLindungi juga harus dilakukan. Jangan sampai terjadi gelombang ketiga kasus Covid-19 di Kota Blitar," ujarnya. 

Sekadar diketahui, jumlah komulatif kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Blitar mencapai 6.998 kasus per 31 Oktober 2021.

Dari total itu, jumlah komulatif kasus sembuh sebanyak 6.729 pasien dan jumlah komulatif kasus meninggal dunia sebanyak 265 orang. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved