Berita Tulungagung

5 Daerah di Tulungagung Masuk Kriteria Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Segera Lakukan Evaluasi

Tulungagung masuk salah satu wilayah yang menjadi sasaran pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Timur.

Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Selasa (9/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Tulungagung masuk salah satu wilayah yang menjadi sasaran pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Timur.

Kriteria kemiskinan ekstrem ini adalah penduduk dengan pengeluaran kurang dari 1,9 Dollar Amerika Serikat atau Rp 27.000 per hari.

Keberadaan kemiskinan ekstrem ini disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat pelantikan Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, Selasa (2/11/2021) kemarin.

Peta kemiskinan ekstrem ini ditetapkan pemerintah pusat berdasar data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

“Ada lima kecamatan yang masuk dalam peta kemiskinan ekstrem,” ujar Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo.

Baca juga: BREAKING NEWS, Perahu Penyebrangan Terbalik di Tuban, Belasan Penumpang Tenggelam, 8 Masih Dicari

Namun Pemkab Tulungagung belum mendapatkan kepastian lima wilayah tersebut.

Bupati menegaskan, akan menerima program dari pemerintah pusat itu.

Sebab diakui, ada banyak desa yang masih tertinggal dari wilayah lainnya.

Baca juga: Rumah Tua di Kota Malang Mendadak Ambruk, Penghuni Sempat Terjebak Reruntuhan Selama 30 Menit

“Ada desa mandiri, desa yang swadaya. Tetap ada juga desa-desa yang masih tertinggal,” sambung Maryoto.

Ia mencontohkan wilayah di daerah pegunungan, cenderung tertinggal dibanding desa lain.

Baca juga: Pembobolan Minimarket Marak di Kabupaten Madiun dan Daerah Sekitarnya, Polisi Duga Pelakunya Sama

Kecamatan yang dimungkinkan masuk program ini adalah Pucanglaban dan Tanggunggunung.

Wilayah pegunungan dinilai perlu sentuhan khusus untuk pemberdayaan dan peningkatan potensi yang ada.

“Kita terima saja program itu, yang penting kita berpacu menyejahterakan rakyat. Desa-desa mana yang perlu dipacu,” tegas Maryoto.

Pemkab Tulungagung akan melakukan evaluasi, desa-desa mana yang dinilai layak masuk program ini.

Diharapkan ada perubahan desa-desa tertinggal menjadi desa mandiri, lepas dari kemiskinan.

Demikian juga warga yang masuk kategori kemiskinan ekstrem bisa terangkat secara ekonomi.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved