Breaking News:

Berita Arema

Bersihkan Ruang Ganti Jadi Tradisi Baru Arema FC Usai Bertanding

Arema FC memiliki tradisi baru setiap selesai menjalani pertandingan Liga 1 dengan membersihkan ruang ganti pemain sebelum meninggalkan stadion.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Taufiqur Rohman
aremafc.com via Surya Malang
Logo Arema FC 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM - Tim Arema FC kini memiliki tradisi baru setiap kali selesai bertanding.

Jika biasanya tim-tim sepak bola Liga 1 selesai pertandingan langsung meninggalkan ruang ganti, sekaligus meninggalkan sampah bekas air minum, buah-buahan, makanan dan lain sebagainya, kini di Arema FC berbeda.

Pemain dan ofisial diwajibkan oleh Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana untuk membersihkan ruang ganti setiap kali berlaga di semua stadion.

Hal ini sudah mulai diterapkan ketika Arema FC berlaga di Stadion Sultan Agung Bantul Yogyakarta, usai melawan Madura United, Senin (1/11/2021) lalu.

Pemain dan official gotong royong membersihkan ruang ganti sebelum meninggalkan stadion.

Tim Arema FC membersihkan ruang ganti usai berlaga melawan Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (01/11/2021).
Tim Arema FC membersihkan ruang ganti usai berlaga melawan Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (01/11/2021). (Arema FC)

"Arema FC memiliki tradisi baru, seusai pertandingan pemain dan official harus membersihkan ruang ganti," kata Gilang Widya Pramana, Rabu (3/11/2021).

Meski sejatinya itu merupakan tugas dari petugas kebersihan stadion, namun Arema FC tidak ingin hal itu membebani petugas kebersihan.

"Ini dilakukan untuk menyebarkan kebaikan. Semua pemain dan official ikut terlibat dalam kegiatan ini. Kalau kita menanamkan kebaikan dimanapun, Insyaallah jalan kita akan dimudahkan, termasuk jalan meraih kemenangan. Aku berharap hal ini rutin dijalankan," ujarnya.

Sementara itu Manajer Ad Interim Arema FC, Ali Rifki, juga mewanti-wanti seluruh bagian tim Arema FC untuk menjaga kebersihan ruang ganti.

"Jangan sampai meninggalkan ruang ganti dalam keadaan kotor, suasana harus bersih seperti kita pertama datang kesini sebelum pertandingan. Hal ini memang terlihat sederhana."

"Tapi di sisi lain secara emosional mampu membangun kesolidan di tim, karena kita sama-sama merasa bertanggung jawab terhadap sekitar kita, terutama ruang ganti yang sudah kita gunakan," jelas Ali Rifky.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved