Breaking News:

Berita Kota Malang

Korban Rumah Ambruk di Malang Akan Diserahkan ke Dinsos P3AP2KB, Kapolsek Klojen: Ada 2 ODGJ

Korban rumah ambruk di Malang akan diserahkan ke Dinsos P3AP2KB, Kapolsek Klojen: Ada dua ODGJ. Kondisi rumah berbahaya dan tidak layak dihuni.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Malang saat melakukan pemasangan garis pengaman di rumah ambruk di Jalan Kawi Bawah Gang 4 RT 01/RW 10, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Rabu (3/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Korban ambruknya rumah di Jalan Kawi Bawah Gang 4 RT 01/RW 10 Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Malang, akan diserahkan ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kapolsek Klojen, AKP Domingos Ximenes.

"Iya, penghuni rumah ambruk yang bernama Nurul (48) dan Topan (55) akan diserahkan ke Dinsos Kota Malang, karena keduanya mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Selain itu, kondisi rumah yang ambruk tersebut sudah berbahaya dan tidak layak dihuni," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (3/11/2021).

Dirinya menjelaskan, rumah tua yang ambruk tersebut adalah milik Jhoni, yang saat ini tinggal di wilayah Jakarta.

"Rumah itu milik Jhoni, dan dikelola oleh adiknya yang bernama Ichsan. Dari pada tidak terurus, rumah tua itu disewakan. Dan saat ini, rumah tua itu disewa oleh tiga orang, yaitu kakak beradik yang bernama Nurul dan Topan, serta Sofyan," jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, ambruknya rumah tersebut menyebabkan bagian belakang serta bagian kamar yang dihuni oleh Nurul dan Topan mengalami kerusakan parah.

"Untuk penyebabnya, dikarenakan usia rumah yang sudah tua dan bagian pondasi kayu penyangga atap rumah sudah lapuk. Selain itu, dinding rumah tua tersebut tidak terbuat dari semen, melainkan dari anyaman bambu. Dan atas kejadian itu, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian materi hingga Rp 30 juta," bebernya.

Baca juga: Berniat Bereskan Kabel Wifi yang Menjuntai, Wanita di Malang Meregang Nyawa Tersengat Listrik

Sementara itu, salah satu penghuni rumah tua ambruk tersebut, Sofyan Marsudi (43) mengungkapkan, rumah tua itu tiba-tiba ambruk begitu saja.

"Tidak ada tanda-tanda apapun, langsung mendadak ambruk begitu saja. Namun memang sebelum ambruk, bagian pondasi kayu penyangga atap yang berada di bagian tengah sudah patah. Patahnya pondasi kayu itu, telah dibiarkan selama setahun lebih tanpa ada perbaikan sama sekali," jujurnya.

Sementara itu, Ketua RW 10 Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Guntur Riansyah mengungkapkan, warga sekitar akan bergotong royong membersihkan puing-puing rumah yang ambruk tersebut.

"Dalam beberapa hari ini, kita bersihkan dulu puing-puing rumah yang ambruk. Namun untuk sementara ini, rumah ambruk itu ditutup dulu dan tidak boleh ditinggali," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved