Breaking News:

Berita Blitar

Cerita Pasutri di Kota Blitar 49 Tahun Menikah Baru Punya Akta Perkawinan, Permudah Mengurus Waris

Pasangan suami istri (pasutri), Soedibja (79) dan Lusia Maria (68) bahagia setelah mendapatkan akta perkawinan dari Dinas Kependudukan Catatan Sipil (

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/samsul hadi
Pasutri, Soedibja (79) dan Lusia Maria (68) menunjukkan akta perkawinan yang baru didapat dari Dispendukcapil di Gedung Kesenian Aryo Blitar, Kota Blitar, Kamis (4/11/2021). 

Laporan Wartwan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pasangan suami istri (pasutri), Soedibja (79) dan Lusia Maria (68) bahagia setelah mendapatkan akta perkawinan dari Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Blitar, Kamis (4/11/2021). 

Pasutri asal Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, itu baru memiliki akta perkawinan setelah 49 tahun menikah. 

"Saya menikah di Mataram (Nusa Tenggara Barat) pada 1972. Saya Katolik, dulu menikah secara agama di Gereja," kata Soedibja yang merupakan pensiunan anggota Polri itu. 

Soedibja dan istri merupakan satu dari 22 pasutri yang mengikuti program pencatatan perkawinan massal sehari jadi yang diselenggarakan Dispendukcapil Kota Blitar di Gedung Kesenian Aryo Blitar.

Baca juga: Polda Jatim Benarkan Vanessa Angel dan Suaminya Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jombang

Sejak menikah, Soedibja yang sekarang memiliki enam anak dan 11 cucu itu tidak pernah mencoba mendaftarkan perkawinannya ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. 

Karena, dia menganggap segala urusan administrasi di instansinya sudah cukup dengan menunjukkan surat perkawinan dari Gereja. 

Belakangan, Soedibja tahu akta perkawinan juga penting untuk mengurus masalah waris. 

Baca juga: Vanessa Angel dan Suaminya Dikabarkan Terlibat Kecelakaan di Tol Jombang, Mobil Ringsek Parah

"Kalau saya dipanggil Tuhan duluan, akta perkawinan ini akan mempermudah mengurus waris. Karena di akta perkawinan ada foto saya dan istri. Saya gembira sekarang sudah memiliki akta perkawinan," ujarnya. 

Hal serupa juga dirasakan Mujiatun (58), warga Jl Dr Wahidin, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved