Breaking News:

OTT KPK di Probolinggo

Penyidik KPK Bawa Tiga Koper Usai Geledah Pondok Pesantren Hati Probolinggo Selama Hampir Dua Jam

Pengembangan kasus dugaan gratifikasi dan TPPU, penyidik KPK bawa tiga koper usai geledah Pondok Pesantren Hati Probolinggo selama hampir dua jam.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Pondok Pesantren Hati, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan penggeledahan di Pondok Pesantren Hati, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021). 

Usai menggeledah, penyidik KPK membawa tiga koper hitam.

Koper tersebut kemudian dimasukkan ke bagasi mobil. 

Tiga mobil yang ditumpangi penyidik KPK mulai bertolak dari pondok pesantren sekitar pukul 14.50 WIB. 

Proses penggeledahan memakan waktu hampir dua jam. 

Pondok Pesantren Hati merupakan salah satu aset milik Hasan Aminuddin, tersangka kasus dugaan jual beli jabatan kepala desa. 

Saat penggeledahan berlangsung, tampak sejumlah personel polisi bersenjata lengkap melakukan penjagaan ketat di pintu gerbang.

Pintu gerbang pun ditutup rapat. 

Penggeledahan ini dilakukan guna melengkapi alat bukti pengembangan kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) tersangka Bupati Probolinggo nonaktif, Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin. 

Baca juga: Penyidik KPK Geledah Rumah Ketua DPD Nasdem Kota Probolinggo Zulfikar Imawan

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved