Breaking News:

Berita Pemprov Jatim

Pasca Insiden Perahu Terbalik, Gubernur Khofifah Janji Akan Evaluasi Penyeberangan Sungai

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa angkat bicara terkait insiden perahu terbalik di Sungai Bengawan Solo, di Desa Semambung, Kecamatan Kanor

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa/TribunJatim.com
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (14/9/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa angkat bicara terkait insiden perahu terbalik di Sungai Bengawan Solo, di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.

Pada media, Kamis (4/11/2021), Gubernur Khofifah mengatakan bahwa  pihaknya menyampaikan duka yang mendalam atas kejadian insiden ini. Ia menyampaikan bela sungkawa dan keprigatinan pada keluarga korban. 

Sebagainana diketahui, tiga korban ditemukan meninggal. Saat ini proses pencarian masih terus dilakukan. Sebab dari data yang diperoleh, masih ada tujuh korban hilang.

Baca juga: Detik-detik Perahu Tuban-Bojonegoro Terguling hingga Kisah Heroik Andi Selamatkan Balita

"Insiden ini menjadi duka bersama Jawa Timur. Atas nama Pemprov Jatim, saya menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam terhadap kejadian ini," kata Khofifah. 

Baca juga: BMKG Petakan Wilayah Lumajang yang Berpotensi Terjadi Gempa Megathrust, Ini Ancaman Terburuknya

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, saat ini, tim Basarnas, BPBD, dan TNI/Polri tengah melakukan pencarian korban hilang.

Ia berharap semoga dalam waktu dekat semua korban bisa segera diketemukan dalam keadaan selamat.

Dari Pemprov Jatim sendiri, disampaikan gubernur yang juga mantan Menteri Sosial ini, pihaknya telah mengirimkan tim dari BPBD sejak sehari yang lalu. 

Baca juga: Mobil Dinas untuk Wakil Bupati Tulungagung yang Baru Dilantik, Pemkab Anggarkan Rp 500 Juta

Dan ditegaskan Khofifah, dengan terjadinya insiden ini, Pemprov Jatim akan mengevaluasi keberadaan titik-titik penyeberangan di sepanjang Bengawan Solo yang ada di wilayah Jatim. 

Evaluasi jni dilakukan untuk kemastikan keamaan agar insiden serupa tidak terulang kembali. Penyeberangan yang ada untuk sungai-sungai besar harus dipastikan layak. 

"Pemprov Jatim telah mengirim tim BPBD sejak kemarin siang. Kami akan melakukan evaluasi keberadaan titik-titik penyeberangan di sepanjang Sungai Bengawan Solo yang masuk wilayah Jawa Timur. Termasuk laik tidaknya angkutan penyeberangan yang digunakan. Semoga ke depan kejadian ini tidak berulang," tegasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved