Berita Tuban

Pencarian Korban Perahu Tenggelam di Bengawan Solo Tuban hingga Radius 50 KM, 6 Regu Dikerahkan

Pencarian korban perahu penyeberangan Tuban-Bojonegoro terguling di Bengawan Solo dilakukan hingga radius 50 KM, 6 regu turut dikerahkan.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Sudarsono
Petugas polisi dan BPBD melakukan pencarian korban tenggelam di sungai penghubung Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel, Tuban, dengan Desa Semambung Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Rabu (3/11/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Korban perahu penyeberangan Tuban-Bojonegoro terguling di Sungai Bengawan Solo yang belum ditemukan kini tinggal empat orang, sebagaimana data yang ada di posko terpadu, di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban.

Keempatnya yaitu Erma Fitriani (27) Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Sutri (60) asal Maibit, Rengel, Dedi Setyo N (30), Arifin (29) asal Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, Tuban.

Petugas tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran hingga puluhan kilometer, demi menemukan korban perahu nahas tersebut.

"Pencarian dilakukan hingga radius 50 kilometer dari titik tenggelam," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Yudi Irwanto kepada wartawan, Minggu (7/11/2021).

Namun, pada pencarian hari kelima ini, upaya yang dilakukan petugas belum membuahkan hasil.

Tim SAR yang terbagi dalam enam regu berusaha maksimal untuk menemukan keempat korban.

Lima regu bertugas melakukan pencarian di sungai, sedangkan satu regu bertugas di darat.

"Ada enam regu yang bertugas mencari korban yang belum ketemu, lima di sungai dan satu di darat," pungkasnya.

Baca juga: Tiga Korban Tenggelamnya Perahu Penyeberangan Tuban-Bojonegoro Ditemukan, Ini Identitasnya

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan air terjadi di sungai penghubung Tuban-Bojonegoro, tepatnya di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban, Rabu (3/11/2021), sekitar pukul 09.30 WIB. 

Perahu penyeberangan yang menghubungkan Kecamatan Rengel dengan Kanor Bojonegoro itu, terguling di tengah sungai, karena terhempas arus yang kencang. 

Belasan orang penumpang perahu jadi korban. Begitupun dengan sepeda motor yang dimuat sekitar 7 unit ikut jatuh ke sungai.

Data dari posko terpadu yang berada di Balai Desa Ngadirejo, ada 10 korban yang dinyatakan selamat.

Mujianto asal Sale, Rembang, Arif Dwi Setyawan asal Rengel, Budi asal Ngadirejo, Rengel, Novi Andi Susanto asal Sidorejo, Tuban, Tasmiatun Nikmah, AH, AD, asal Maibit, Rengel, dan Tarmuji asal Rengel. 

Kemudian Hafis dan Madiyani, asal Kanor, Bojonegoro. 

Pada pencarian hari kedua kemarin, tiga orang pria ditemukan sudah diidentifikasi yaitu Kasian (65/pengemudi perahu), asal Kanor, Bojonegoro, Toro (40) asal Sale, Rembang, dan Agus Tutin (28), asal Ngandong, Kecamatan Grabagan, Tuban, yang sebelumnya terdaftar di data.

Sedangkan pencarian hari ketiga ditemukan satu lagi pria yang diduga jenazah Basori (37), asal Maibit, Kecamatan Rengel, Tuban.

Kemudian hari keempat, Dian Purnama (27) asal Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Kini tinggal 4 orang yang belum ditemukan, yaitu Erma Fitriani (27) Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Sutri (60) asal Maibit, Rengel, Dedi Setyo N (30), Arifin (29) asal Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, Tuban.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved