Breaking News:

Berita Gresik

Anggota Polsek Manyar Kenang Agen Polisi Wissriadi, Gugur Melawan Agresi Militer Belanda

Pasca kemerdekaan Indonesia, Belanda kembali datang dan melancarkan berbagai serangan diberbagai penjuru negeri. Dalam sejarah tercatat sebagai

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Anggota Polsek Manyar saat mendatangi makam Agen Polisi Wissriadi yang gugur saat melawan agresi militer Belanda, Selasa (9/11/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pasca kemerdekaan Indonesia, Belanda kembali datang dan melancarkan berbagai serangan diberbagai penjuru negeri.

Dalam sejarah tercatat sebagai agresi militer Belanda.

Di Kota Santri, pada bulan Desember tahun 1948 agresi militer Belanda mendapat perlawanan dari prajurit Bhayangkara Polisi Indonesia.

Agen Polisi Wissriadi kala itu angkat senjata menghadang militer Belanda memasuki wilayah Kecamatan Manyar.

Dikisahkan secara turun temurun dari saksi sejarah, bahwa Agen Polisi ini gugur di timur perkampungan Manyar. Yang pada waktu sekarang di auto 2000 sebelah timur exit tol Manyar.

Moh Muhaimin (59) warga Desa Manyar Sidorukun, Kecamatan Manyar mengatakan, ini adalah makam Pahlawan Polisi.

Baca juga: Mobil Pikap di Situbondo Tabrak Microbus, Puluhan Kuwintal Lombok Berserakan di Jalan Pantura

"Bapak saya dulu juga warga lainnya, menjadi saksi gugurnya Wissriadi dalam pertempuran melawan Belanda pada tahun 1948," terangnya kepada awak media.

Ia mengisahkan, jasad polisi ini oleh warga pada waktu itu dimakamkan masih mengenakan seragam dinas lengkap dengan helm tempur layaknya pejuang yang mati syahid.

Sementara, As' Ari (53) ketua RT 16, RW 4 Desa Manyar Sidorukun menambahkan, Wissriadi berasal dari Yogyakarta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved