Breaking News:

Berita Kota Kediri

Antisipasi Gelombang Ketiga Pandemi Covid-19, Pemkot Kediri Belum Membuka Taman Kota untuk Umum

Antisipasi gelombang ketiga pandemi Covid-19, Pemkot Kediri masih belum membuka taman kota untuk masyarakat umum. Abdullah Abu Bakar: tidak buru-buru

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Didik Mashudi
Taman Hutan Kota Jayabaya Kota Kediri masih dipasangi garis Satpol PP karena belum dibuka untuk masyarakat, Selasa (9/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga pandemi Covid-19 (virus Corona), Pemkot Kediri masih belum berencana membuka taman kota untuk aktivitas masyarakat umum.

Ada empat taman kota yang merupakan ruang terbuka hijau (RTH) di tengah Kota Kediri. Di antaranya, Taman Hutan Kota Jayabaya, Taman Sekartaji, Taman Brantas, serta Taman Pesantren.

Sebelum pandemi Covid-19, taman kota menjadi tempat refreshing masyarakat di Kota Kediri. Taman kota menyiapkan sejumlah wahana edukasi kepada masyarakat secara gratis.

Pantauan awak media pada Selasa (9/11/2021), taman kota masih dipasangi garis Satpol PP sehingga belum dibuka untuk aktivitas masyarakat. Namun taman kota telah digunakan untuk kegiatan percepatan vaksinasi Covid-19.

Salah satu pertimbangan belum dibukanya taman kota, adalah untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga pandemi Covid-19 di Kota Kediri.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar saat dikonfirmasi menjelaskan, sejauh ini masih belum membuka taman kota untuk aktivitas masyarakat.

Saat ini Pemkot Kediri masih melakukan pengkajian supaya leveling yang ada di Kota Kediri tetap rendah supaya dapat memutar perekonomian masyarakat.

"Salah satunya mengendurkan tidak buru-buru, tapi pelan-pelan. Sehingga akan membuka taman kota yang paling akhir," jelasnya.

Baca juga: Bank Indonesia Kediri Dorong Kopi Arabika Sendang Tulungagung Bisa Bersaing di Tingkat Nasional

Jika telah dibuka dan digunakan, taman kota masih tetap ada yang mengawasi. Salah satunya masuk taman harus menggunakan aplikasi QR Code aplikasi PeduliLindungi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved