Breaking News:

Berita Kediri

Polisi Disebutkan Amankan Satu Pucuk Senjata Laras Panjang dari Rumah Terduga Teroris di Pare Kediri

Polisi amankan satu senjata senapan Laras panjang dari rumah terduga teroris di Desa Gedang Sewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri pada Selasa (9/11/202

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/farid mukarrom
Penampakan rumah Terduga Teroris di Dusun Talun Desa Gedang Sewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Farid Mukarrom

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Polisi amankan satu senjata senapan Laras panjang dari rumah terduga teroris di Desa Gedang Sewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri pada Selasa (9/11/2021).

Diketahui Densus 88 Anti-teror Mabes Polri amankan dua orang warga di Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Jawa Timur.

Keduanya adalah Rianto Hamdan warga Desa Gedang Sewu dan Arif Nawawi Desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Jawa Timur.

Selanjutnya di rumah Rianto Hamdan polisi melakukan penggeledahan dan amankan sejumlah barang bukti.

Baca juga: Densus 88 Amankan 2 Warga Terduga Teroris di Kediri Jawa Timur, Begini Kesaksian Kepala Dusun

Pertama mulai senapan laras panjang, laptop, CPU dan buku keagamaan yang mengarah ke radikalisme.

Kemudian untuk terduga teroris Rianto Hamdan diketahui baru tinggal di Desa Gedang Sewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri sekitar 3 bulan.

Baca juga: Dalam Sehari, Densus 88 Mabes Polri Cokok 5 Orang Terduga Teroris di 4 Kabupaten Jatim

Untuk Rianto Hamdan tinggal di rumahnya bersama istri dan empat orang anaknya.

Sosok Rianto Hamdan diketahui tidak banyak bergaul dan cenderung tertutup dengan masyarakat.

Berdasarkan keterangan Kepala Dusun Talun Desa Gedang Sewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Muhammad Rojin, bahwa tim densus baru menggeledah rumah terduga teroris jam 9 pagi.

"Penggeledahan ada beberapa barang yang di bawa. Diamankan ada senapan laras panjang, laptop, CPU dan buku," ujarnya.

Dijelaskan Rojin, jika saat penggeledahan pihak Densus 88 tidak membawa istri Hamdan Rianto.

"Istri tidak dibawa karena juga ada anaknya yang masih kecil," imbuhnya.

Saat ditanya mengenai pekerjaan, Rojin mengaku tidak mengetahui secara pasti pekerjaan terduga teroris.

"Kalau keterangan RT, dia hanya wiraswasta. Saat laporan ke RT yang mengurusi itu istrinya bukan dia (terduga teroris, red)," jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved