Breaking News:

Berita Malang

Satlantas Polresta Malang Kota Jemput Bola Urus Dokumen Kendaraan Warga yang Hilang Akibat Banjir

Bantu warga terdampak banjir luapan Sungai Brantas, Satlantas Polresta Malang Kota melaksanakan kegiatan jemput bola untuk pengurusan dokumen kendaraa

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna, Rabu (9/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Bantu warga terdampak banjir luapan Sungai Brantas, Satlantas Polresta Malang Kota melaksanakan kegiatan jemput bola untuk pengurusan dokumen kendaraan yang hilang.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk meringankan beban warga terdampak banjir luapan Sungai Brantas.

Baca juga: Dikenal Akrab dengan Tetangga, Terduga Teroris di Gresik Sempat Ikut Kerja Bakti

"Kami, dari Satlantas Polresta Malang Kota memiliki inisiatif. Yaitu, melakukan kegiatan jemput bola kepada warga masyarakat di wilayah Kota Malang yang terkena banjir. Karena ada beberapa warga yang dokumennya hilang, seperti SIM, STNK, maupun BPKB. Jadi, kami membantu warga untuk pengurusan dokumen tersebut, sehingga kita buat duplikasinya," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (9/11/2021).

Baca juga: Terduga Teroris Gresik Diamankan Densus 88 saat Antar Anak Sekolah

Pria yang akrab disapa Yoppi ini menjelaskan, pihaknya telah membentuk tim untuk melakukan pendataan warga terdampak banjir luapan Sungai Brantas.

"Tim kami yang diketuai oleh Ipda Dina, berkunjung langsung ke RT RW untuk mendata warga yang terdampak banjir, didatakan apa saja dokumen yang hilang baik SIM, STNK maupun BPKB. Selain itu, teman-teman Satreskrim dan SPKT juga ikut membantu mendatakan," jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, pengurusannya cukup mudah. Karena seluruh proses akan ditangani oleh tim  jemput bola Satlantas Polresta Malang Kota.

"Untuk pendaftarannya, akan dikumpulkan semua dan untuk laporan kehilangan dan cek fisik, akan kita bantu. Warga terdampak cukup membawa beberapa persyaratan, yaitu surat pernyataan korban banjir yang diketahui oleh lurah, KTP, dan surat pernyataan pemilik. Untuk biaya pengurusan tersebut, kami upayakan gratis," terangnya.

Hingga saat ini, tim jemput bola Satlantas Polresta Malang Kota masih mendatangi RT RW terdampak luapan banjir Sungai Brantas untuk melakukan pendataan warga.

"Kegiatan dimulai pada hari ini, karena kemarin warga terdampak banjir masih berada di pengungsian. Dan perlu diketahui juga, bahwa program jemput bola ini tidak mengganggu pelayanan reguler kami," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved