Breaking News:

Berita Malang

Warga Kampung Putih Apresiasi Tim Jemput Bola Satlantas Polresta Malang Kota

Usai dibentuk, tim jemput bola Satlantas Polresta Malang Kota langsung mendatangi warga di RT RW terdampak banjir luapan Sungai Brantas.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/KUKUH KURNIAWAN
Tim jemput bola Satlantas Polresta Malang Kota saat melakukan pendataan kepada warga Kampung Putih yang dokumen kendaraannya hilang karena banjir luapan Sungai Brantas. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Usai dibentuk, tim jemput bola Satlantas Polresta Malang Kota langsung mendatangi warga di RT RW terdampak banjir luapan Sungai Brantas.

Seperti yang terlihat pada sore ini, Selasa (9/11/2021), tim tersebut mendatangi warga di Jalan Jaksa Agung Suprapto Dalam RT 7 RW 6, Kecamatan Klojen atau biasa dikenal dengan Kampung Putih.

Seperti diketahui, warga di wilayah RT tersebut sangat terdampak dengan bencana banjir luapan Sungai Brantas. Dimana di wilayah tersebut, terdapat tiga rumah hanyut dan satu rumah rusak berat.

Baca juga: Satlantas Polresta Malang Kota Jemput Bola Urus Dokumen Kendaraan Warga yang Hilang Akibat Banjir

Selain itu, dokumen penting milik beberapa warga seperti SIM, STNK, dan BPKB juga hilang terhanyut banjir tersebut.

Salah satu warga Kampung Putih RT 7 RW 6, Sugianto (62) mengungkapkan, dirinya kehilangan STNK dan SIM saat kejadian bencana itu terjadi.

Baca juga: Densus 88 Amankan 2 Warga Terduga Teroris di Kediri Jawa Timur, Begini Kesaksian Kepala Dusun

"Saat banjir datang, saya tidak sempat mengevakuasi dokumen dokumen penting. Setelah surut, saya baru tahu ternyata dua dokumen itu sudah hilang dibawa banjir," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (9/11/2021).

Dirinya mengaku kebingungan setelah dua dokumen itu hilang. Pasalnya, dokumen itu penting karena digunakan sebagai syarat berkendara di jalan.

Baca juga: Dalam Sehari, Densus 88 Mabes Polri Cokok 5 Orang Terduga Teroris di 4 Kabupaten Jatim

Namun dengan kedatangan tim jemput bola Satlantas Polresta Malang Kota, dirinya mengaku senang sekaligus bersyukur.

"Dengan kehadiran tim jemput bola Satlantas Polresta Malang Kota ini, saya merasa dipermudah dan tidak perlu datang ke kantor polisi. Selain itu, tim tersebut juga akan melakukan cek fisik sepeda motor saya di tempat," terangnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna mengungkapkan pengurusannya cukup mudah. Karena seluruh proses akan ditangani oleh tim jemput bola Satlantas Polresta Malang Kota.

"Warga terdampak cukup membawa beberapa persyaratan, yaitu surat pernyataan korban banjir yang diketahui oleh lurah, KTP, dan surat pernyataan pemilik. Untuk biaya pengurusan tersebut, kami upayakan gratis. Apabila ada warga yang merasa kesulitan, bisa langsung menghubungi ketua tim jemput bola Satlantas Polresta Malang Kota, Ipda Dina di nomor Whatsapp 0813-3405-7418," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved