Breaking News:

Berita Kota Madiun

Ingin Tanamkan Karakter Sopan Santun pada Anak-anak, Pemkot Madiun Gelar Lomba Bertutur Bahasa Jawa

Ingin tanamkan karakter sopan santun anak-anak kepada orang tua, Pemkot Madiun gelar Lomba Bertutur Bahasa Jawa jenjang SD dan SMP.

Istimewa/TribunJatim.com/Pemkot Madiun
Pemkot Madiun menggelar Lomba Bertutur Bahasa Jawa 2021. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Setelah memenangkan Lomba Bertutur tingkat nasional, Pemkot Madiun menyiapkan peserta didik jenjang SD dan SMP untuk lomba serupa. 

Bedanya, kali ini Pemkot Madiun menggelar Lomba Bertutur Bahasa Jawa

Selain untuk melestarikan budaya, Lomba Bertutur Bahasa Jawa ini juga sekaligus sebagai sarana penanaman karakter sopan santun kepada peserta didik. 

"Sengaja berbahasa Jawa karena kami ingin mengetahui bagaimana penerapan karakter yang didapat dalam kehidupan sehari-hari peserta didik," kata Kabid Pemdas Dinas Pendidikan Kota Madiun, Slamet Harijadi, Rabu (10/11/2021).

Selain itu, lomba ini juga sebagai wujud prestasi dalam bidang nonakademik.

Slamet menjelaskan, Lomba Bertutur Bahasa Jawa ini terbagi menjadi dua tahap. 

Tahap pertama dilakukan secara virtual. Dalam tahap ini ada 73 SD dan 22 SMP mengirimkan video bertutur perwakilan peserta didik masing-masing. 

Dari puluhan video tersebut kemudian terseleksi sebanyak 20 video peserta tingkat SD dan 10 video tingkat SMP. 

Mereka berhak mengikuti seleksi tahap kedua secara tatap muka di Dinas Pendidikan. 

Baca juga: Kasus Covid-19 Melandai, Wali Kota Maidi Siapkan Infrastruktur dan SDM Bangkitkan Ekonomi Madiun

"Nantinya kita cari juara 1, 2, dan 3 beserta juara harapan masing-masing jenjang," lanjutnya. 

Harijadi menambahkan, saat ini memang belum ada Lomba Bertutur Bahasa Jawa di tingkat yang lebih tinggi. 

Namun begitu, Pemkot Madiun tetap melaksanakan lomba tersebut.

Tujuannya, jika sewaktu-waktu lomba di tingkat provinsi maupun nasional diselenggarakan, maka Kota Madiun sudah memiliki kandidat.

"Tapi yang menjadi tujuan utama adalah bagaimana karakter anak seperti unggah-ungguh (sopan santun) dan lainnya tetap terjaga, sesuai dengan tema lomba yaitu 'Bekti Marang Wong Tuo' (berbakti kepada orang tua)," tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved