Breaking News:

Berita Batu Malang

Polres Batu Berikan Layanan Pendampingan Psikologis ke Korban Bencana Banjir Bandang

Anggota Polri dari Polisi Resor Batu turun tangan membantu para korban bencana banjir bandang dengan mengunjungi anak-anak lalu menghibur mereka. Teru

Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/HUMAS POLRES BATU
Anggota Polres Batu memberikan pendampingan psikologis terhadap para korban bencana banjir bandang di Kota Batu. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Anggota Polri dari Polisi Resor Batu turun tangan membantu para korban bencana banjir bandang dengan mengunjungi anak-anak lalu menghibur mereka. Terutama anak-anak yang berada di tempat pengungsian atau tinggal di tempat kerabatnya.

Kepala Polisi Resor Batu, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan menyampaikan, personil Polri diturunkan tidak sekadar membantu materi, tapi juga pendampingan psikologis terhadap para korban.

Pendampingan itu terus dilakukan hingga kondisi korban betul-betul membaik atau kembali pulih.

Baca juga: Truk Box Berisi Minuman Kemasan Terbakar di Tulungagung, Sudah Diingatkan Ada Asap Malah Melaju

Yogi menyadari dibutuhkan cara khusus untuk melakukan pendampingan psikologis terhadap anak-anak. Polres Batu pun melibatkan psikolog dalam menjalankan programnya.

“Untuk anak-anak diajak bermain dan menggambar. Anak-anak ini kan susah mengungkapkan perasaan artikulasinya, sehingga perlu trik khusus,” ujar Yogi di lokasi pengungsian, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (10/11/2021).

Tidak hanya untuk anak-anak saja, untuk orang dewasa juga mendapatkan pendampingan psikologis. Kejadian pasca bencana banjir bandang membawa kesedihan mendalam bagi para korban.

Perasaan marah dan sedih yang bercampur aduk membuat emosional korban tidak stabil.

“Pendampingan psikologis ini  juga untuk orang dewasa, segera mungkin kami harapkan korban bisa optimisi dan bangkit dari kejadian ini,” pungkasnya.

Jumini (59) adalah salah satu korban yang menyimpan optimisme itu. Ia menyimpan semangat untuk menjalani hari-hari esok. Ia ingin kembali berjualan seperti sedia kala.

"Saya masih menyimpan semangat hidup ke depan. Saya ingin jualan rujak lagi, tahu telor dan juga jenang," kata Jumini saat ditemui di tempat pengungsian rumah Ketua RW 4/RT 6, Dusun Sambong, Desa Bulukerto.

Jumini tak ingin terlalu larut dalam kesedihan. Baginya, saat ini waktu yang tepat untuk bangkit. Masih banyak keluarga yang harus ia temui, juga masih ada kesempatan untuk kembali memulai usaha jualan. Jumini tak ingin melewatkan kesempatan itu.

“Saya masih diberi kesempatan hidup. Saya akan menjalani hari-hari esok. Saya punya cicit, punya cucu, anak-anak juga ada,” ujarnya.

Berdasarkan laporan resmi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Kota Batu, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Batu pada Kamis, 4 November 2021 menyebabkan 8 titik lokasi terdampak banjir bandang.

Sampai dengan saat ini masih dilakukan penanganan dan pembersihan material pasca banjir bandang. Pemkot Batu mencatat ada tujuh orang korban jiwa dari peristiwa itu.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved