Breaking News:

Berita Pasuruan

Keluhkan Bau Sampah, Warga Desa Oro-oro Ombo Kulon Datangi DLH Kabupaten Pasuruan untuk Minta Solusi

Sejumlah perwakilan warga Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang mendatangi kantor DLH Kabupaten Pasuruan di komplek perkantoran Raci, kemarin (11

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Warga Desa Oro-oro Ombo Kulon Datangi DLH Kabupaten Pasuruan 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Sejumlah perwakilan warga Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang mendatangi kantor DLH Kabupaten Pasuruan di komplek perkantoran Raci, kemarin (11/11/2021). 

Mereka datang untuk menyampaikan keluh kesah mereka atas bau busuk sampah yang menyengat dan mengganggu kenyamanan akibat tumpukan sampah di TPA Wonokerto yang berserakan sejak sebulan terakhir.

Mashudi, perwakilan masyarakat Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang mengatakan, sampah TPA Wonokerto benar-benar menganggu masyarakat selama ini.

Baca juga: Berhenti Jadi General Manager Maskapai Ternama, Pria asal Surabaya Pilih Rintis Usaha Ayam Goreng

"Kami yang rumahnya berdekatan dengan TPA Wonokerto tidak nyaman dan tersiksa. Bau busuk sampah tercium baik siang ataupun malam, bau busuk itu tak kunjung hilang sampai sekarang," katanya.

Dia meminta DLH segera ambil sikap, sebab saat sosialisasi awal, DLH menjamin tidak ada bau busuk yang tercipta. Kenyataannya, bau busuk sudah mulai terasa sekarang.

Baca juga: Saluran Air di Kediri Meluber ke Jalan, Ternyata Tersumbat Jenazah Petani

Warga juga mengeluhkan banyaknya lalat yang muncul akibat tumpukan sampah itu. Warga khawatir banyaknya lalat ini bisa memicu berbagai penyakit bagi warga. "Kami ingin ada solusi," paparnya.

Baca juga: Wajib Coba! Warga Surabaya Bisa Cetak Prangko Bergambar Wajah Sendiri di My POS Taman Apsari

Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan Syahnur Indra mengaku sudah mendengar keluhan warga tersebut, dan sedang jadi bahan evaluasi.

"Kami akan optimalkan penanganan sampah di TPA Wonokerto. Mulai menutup timbunan sampah dengan terpal, penimbunan sampah dengan sirtu setiap pekannya. Termasuk dengan pembasmian larva lalat," pungkas dia.

Baca juga: Masih Janggal, Motif Sopir Mendiang Vanessa Angel Hapus Konten Video Instastory Belum Terungkap

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved