Breaking News:

Banjir Bandang di Kota Batu

Presiden Joko Widodo Salurkan Bantuan 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir Bandang di Kota Batu

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi menyalurkan bantuan 500 paket sembako untuk para korban bencana banjir bandang di Kota Batu.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Diskominfo Kota Batu
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak bencana banjir bandang di Kota Batu. Bantuan itu berasal dari Presiden RI, Joko Widodo, Rabu (10/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi menyalurkan bantuan 500 paket sembako untuk para korban bencana banjir bandang di Kota Batu, Jawa Timur.

Bantuan paket sembako tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko di SDN 1 Bulukerto, Kota Batu.

“Kami kedatangan utusan Presiden RI membawa bantuan untuk warga terdampak. Mudah-mudahan ini bisa membantu warga terdampak. Paling tidak menjadi tambahan amunisi. Terima kasih bapak presiden dan mudah-mudahan jadi berkah dan amal,” ujar Dewanti, Rabu (10/11/2021).

Pemkot Batu terus melakukan penanganan pasca banjir bandang yang terjadi di Kota Batu pada 4 November 2021. Mulai dari normalisasi aliran banjir, lahan pertanian terdampak hingga perencanaan penanganan banjir ke depannya.

Selain normalisasi dan perencanaan penanganan, Pemkot Batu juga bersinergi dengan Polres Batu dalam penanganan bencana banjir. Salah satunya untuk penanganan trauma healing bagi korban dan kepengurusan atau penerbitan dokumen yang hilang.

"Untuk penanganan korban bencana terus dilakukan. Saat ini dilakukan penanganan pendampingan psikologis bagi korban banjir oleh Polres Batu,” bebernya. 

Kapolres Batu, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan menyampaikan, personel Polri diturunkan tidak sekadar membantu materi, tapi juga pendampingan psikologis terhadap para korban. Pendampingan itu terus dilakukan hingga kondisi korban betul-betul membaik atau kembali pulih.

Yogi menyadari dibutuhkan cara khusus untuk melakukan pendampingan psikologis terhadap anak-anak. Polres Batu pun melibatkan psikolog dalam menjalankan programnya.

“Untuk anak-anak diajak bermain dan menggambar. Anak-anak ini kan susah mengungkapkan perasaan artikulasinya, sehingga perlu trik khusus,” ujar Yogi di lokasi pengungsian, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (10/11/2021).

Baca juga: Penggalangan Dana Perhimpunan Anggrek untuk Korban Banjir Bandang di Kota Batu Capai Rp 107 Juta

Tidak hanya untuk anak-anak saja, untuk orang dewasa juga mendapatkan pendampingan psikologis. Kejadian pasca bencana banjir bandang membawa kesedihan mendalam bagi para korban. Perasaan marah dan sedih yang bercampur aduk membuat emosional korban tidak stabil.

 “Pendampingan psikologis ini  juga untuk orang dewasa, segera mungkin kami harapkan korban bisa optimistis dan bangkit dari kejadian ini,” pungkasnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan kemudahan dalam kepengurusan atau penerbitan dokumen yang hilang akibat banjir bandang. Bahkan pihaknya juga mengajak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batu serta stakeholder lainnya.

"Terkait penerbitan dokumen yang hilang kami akan berikan kemudahan bagi masyarakat. Seperti penerbitan SIM, STNK, BPKB dan surat berharga lainnya," terangnya. 

Saat ini Polres Batu sudah membentuk tim untuk melakukan pendataan kepada masyarakat terdampak. Serta pihaknya akan mempermudah persyaratan dalam kepengurusan tanpa meninggalkan aspek legalitas.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved