Berita Lamongan

Siang Bolong Gelar Judi Dadu di Gudang Bekas Penggilingan, 3 Tersangka Diciduk Polisi Lamongan

Nahas, 3 orang warga asal Gresik dan Lamongan yang menggelar judi dadu diamankan Tim Jaka Tingkir Polres. Ketiga tersangka itu menggelar judi dadu dis

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Ndaru Wijayanto
Ist
Ilustrasi judi dadu 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Mashuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN -  Nahas, 3 orang warga asal Gresik dan Lamongan yang menggelar judi dadu diamankan Tim Jaka Tingkir Polres.

Ketiga tersangka itu menggelar judi dadu disiang bolong dengan memanfaatkan gudang bekas penggilingan padi.

"Mereka kita tangkap saat menggelar judi di gudang kosong di Sumberkerep Mantup Kab Lamongan, " kata Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Yoan Septi Hendri didampingi Kasi Humas, Iptu Jinanto, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Persida Sidoarjo Raih Tiket Lolos 32 Besar Liga 3 Jatim, Begini Peluang Gresik United

Tiga tersangka yang berhasil diamankan di antaranya, Sarkan (54) asal Desa  Lundo RT 004 RW 003 Kec Benjeng K Gresik, Choirul Anwar (47) Desa Brangkal Kecamatan Balongpanggang Gresik dan Aliyul (40) warga Dusun Waton Kecamatan Mantup Lamongan.

Baca juga: Berhenti Jadi General Manager Maskapai Ternama, Pria asal Surabaya Pilih Rintis Usaha Ayam Goreng

Terendusnya perjudian ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya 3 orang masuk di gudang kosong, bekas penggilingan padi.

Laporan masyarakat itu ditindak lanjuti dan polisi melalukan penyelidikan. Setelah dipastikan ada kegiatan perjudian, sekitar pukul 13.30 WIB  Tim Jaka Tingkir bergerak menuju lokasi.

Baca juga: Saluran Air di Kediri Meluber ke Jalan, Ternyata Tersumbat Jenazah Petani

Diakui, pihaknya tidak menemukan kendala apapun saat menggerebek perjudian itu.

 "Saat  sedang memasang taruhan perjudian jenis dadu, langsung kita gerebek," kata Yoan.

Baca juga: Wajib Coba! Warga Surabaya Bisa Cetak Prangko Bergambar Wajah Sendiri di My POS Taman Apsari

Tiga tersangka tak berkutik diamankan berikut barang buktinya di antaranya, uang  Rp 592.000, 1 lembar alas bergambar mata dadu dan 1 buku catatan tombokan 3 angka.

Para tersangka dijerat pasal 303 KUhP Jo UU nomor  7 Tahun 1974 tentang penertiban perjudian.

Ketiganya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dan sementara menginap di hotel prodeo Polres sembari menunggu proses hukum selanjutnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved