Breaking News:

Berita Nganjuk

Dinas PMD Nganjuk Gencar Sosialisasikan Aplikasi Simanis Desa sebagai Upaya Tertib Administrasi

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Nganjuk gencar sosialisasikan Sistem Administrasi Pemerintah Desa (Simanis Desa).

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Achmad Amru Muiz
Rapat sosialisasi aplikasi Simanis Desa yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk, Rabu (10/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Nganjuk gencar sosialisasikan Sistem Administrasi Pemerintah Desa (Simanis Desa).

Simanis Desa merupakan aplikasi berbasis website yang diperuntukkan dalam melakukan pencatatan data dan informasi mengenai pemerintahan desa pada buku register.

Plt Kepala Dinas PMD Kabupaten Nganjuk, Tri Wahju Koentjoro, mengatakan, pihaknya berharap aplikasi Simanis Desa tersebut dapat berkolaborasi dengan aplikasi Sistem Elektronik Terpadu Daerah Online (Sedudo) Pemkab Nganjuk.

Dengan demikian, dua sistem tersebut bisa menjadi basis data elektronik administrasi penyelenggaraan pemerintahan di desa.

"Melalui dua aplikasi Simanis dan Sedudo tersebut, diharapkan mampu mewujudkan pemerintahan desa yang bersih dan efektif, serta melangkah menuju digitalisasi data desa," kata Tri Wahju Koentjoro, Rabu (10/11/2021).

Aplikasi Simanis Desa itu sendiri, dikatakan Wahju Koentjoro, mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 47 tahun 2016 tentang Administrasi Pemerintahan Desa.

Baca juga: Banyak Perusahaan Berdiri, DPRD Menilai Kabupaten Nganjuk Perlu Miliki Perda tentang CSR

Dengan demikian, penerapan aplikasi Simanis Desa memang harus dilakukan sesuai peraturan Mendagri.

"Itu semua akan membawa administrasi pelayanan pemerintahan desa lebih efisien dan cepat di era digitalisasi," ucap Tri Wahju Koentjoro.

Sementara Kepala Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Slamet Basuki menambahkan, dalam menangani Simanis Desa, pemerintah harus membentuk tim di desa, yang di dalamnya melingkupi sekretaris desa dan perangkat desa, sehingga memudahkan perangkat desa dalam menjalankan tanggung jawabnya.

"Selain itu, pemdes harus mempunyai target untuk tertib dalam administrasi desa. Kita harus optimistis di tingkat awal antara Sedudo dan Simanis Desa bisa berkolaborasi dalam pelayanan administrasi desa secara elektronik," tutur Slamet Basuki.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved