Breaking News:

Berita Surabaya

DPRD Tekankan APBD Rp 10,4 T untuk Warga, Reni Astuti: Surabaya Butuh Pahlawan Pemulihan Ekonomi

DPRD tekankan APBD Rp 10,4 T untuk sejahterakan warga, Reni Astuti: Surabaya butuh pahlawan pemulihan ekonomi.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Sugiharto
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti saat menandatangani pengesahan APBD Kota Surabaya 2022, disaksikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (kiri), Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono (kedua dari kiri), bersama dua wakilnya yang lain, Laila Mufidah dan AH Thony, dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Surabaya, Rabu (10/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Nuraini Faiq

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya Tahun 2022 telah disahkan tepat pada momentum Hari Pahlawan 10 November 2021.

DPRD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah bekerja maksimal, sehingga kekuatan APBD kota ini kembali ke level dua digit, yakni Rp 10,4 triliun. 

Kekuatan APBD harus dimaksimalkan untuk memulihkan ekonomi di saat pandemi Covid-19 (virus Corona) demi mensejahterakan warga Surabaya.

"Kekuatan Rp 10,4 triliun harus mampu menggerakkan sentral ekonomi warga. Dibutuhkan pengelolaan anggaran yang efektif dan baik," kata Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti, menyikapi pengesahan APBD, Kamis (11/11/2021).

Besaran anggaran adalah salah satu faktor penentu pembangunan kota.

Menuurt Reni, sebetulnya yang bisa mengubah Kota Surabaya di tahun 2022 bukan hanya besaran anggaran. Namun, sangat terkait dengan pengelolaan anggaran, serta percepatan kualitas birokrasi hingga pelayanan publik.

Baca juga: Jaga ‘Tradisi Prestasi,’ DPRD dan Pemkot Sahkan APBD Surabaya 2022 Tepat di Hari Pahlawan

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini memberikan pandangan dalam mengkritisi dan membedah APBD Surabaya 2022. Terutama terhadap porsi anggaran untuk pemulihan ekonomi dalam situasi pandemi Covid-19 yang makin melandai.

Upaya pemulihan ekonomi hanya dianggarkan sekitar 2,16 persen dari total APBD 2022

Dua sektor utama, yakni pendidikan dan kesehatan adalah prioritas utama anggaran. Masing-masing besarnya di atas 20 persen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved