Berita Jatim

Kisah Sukses Tirta, Raih Profit Puluhan Juta Lewat Secangkir Minuman

Di kala hujan tanpa senja di Surabaya, tepatnya di Jalan Pulo Wonokromo Gang Mahasiswa Nomor 1, dua pria muda asal Surabaya yakni Andik (20)

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Januar
TribunJatim.com/Fikri Firmansyah
Owner Monochromo, Tirta dan para karyawannya di Jalan Nginden Intan Utara C1 Nomor 36, saat dipotret oleh TribunJatim.com, Minggu (7/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di kala hujan tanpa senja di Surabaya, tepatnya di Jalan Pulo Wonokromo Gang Mahasiswa Nomor 1, dua pria muda asal Surabaya yakni Andik (20) dan Chandra (22) tampak sibuk meracik minuman kopi susu yang dipadukan dengan gula aren dalam secangkir cup plastik berukuran 350 ml bertuliskan Monochromo. Selasa (2/11/21). 

Cuaca ekstrem yang sedang melanda Surabaya pun juga tidak menyurutkan semangat mereka. Tiap tetes keringat dan air hujan yang jatuh secara bersamaan membasahi bentala seolah justru menjadi bukti nyata keseriusan mereka dalam menjalankan ibadah dan amanah.

Bagi sebagian orang, keberadaan Monochromo memang bukanlah hal yang begitu penting. Namun demikian, berbeda seperti yang dirasakan oleh Andik dan Chandra.

Pasalnya, bagi Andik dan Chandra, Monochromo adalah asa di tengah masih adanya virus Corona di negeri tercinta Indonesia.

Ya, meski sebagai kategori usaha mikro yang berawal dari industri rumahan, nyatanya Monochromo telah berhasil menciptakan lapangan kerja bagi mereka yang sempat putus asa karena terlalu lama menganggur. Seperti yang dialami oleh Andik dan Chandra.

"Laris manis, bakal dapat bayaran lebih bro dari bos," ucap Chandra pada Andik seraya tertawa.

Bermain di sektor kuliner, khususnya minuman yang menawarkan aneka varian dengan rasa legit dan menyegarkan, perjalanan UMKM Monochromo yang baru-baru ini resmi melebarkan sayapnya dengan membuka outlet keduanya di Jalan Nginden Intan Utara C1 Nomor 36 memang patut diacungi jempol. Karena, meski di usianya yang masih terbilang baru, yakni belum genap dua tahun, akan tetapi, Monochromo sudah mampu meraih laba bersih mencapai Rp21.600.000,00 perbulannya.

Namun demikian, sejatinya perjalanan bisnis Monochromo tak langsung 'ujug-ujug' sukses begitu saja. Ada sosok genius berjiwa sabar yang berperan dibalik layar atas keberhasilan Monochromo sendiri.

Bak kapal pesiar, dibalik keberhasilan Monochromo meraih profit sebesar Rp21.600.000,00 dalam sebulan dari hasil jualan aneka minuman memang bukan tanpa alasan, alias berkat keahlian dan kejelian dalam melihat peluang bisnis dari kacamata sang nahkodanya, yang tak lain adalah sang ownernya, yakni Rachmad Tirta Saputra (25).

Kendati kini terhitung sukses, kisah perjalanan Rachmad Tirta Saputra dalam mengarungi samudra bisnis di sektor kuliner ini juga tidak melulu menemui ombak yang tenang.

Kepada TribunJatim.com, Tirta sapaan akrab Rachmad Tirta Saputra menceritakan, awal mula berani menjadi wirausahawan sendiri sejatinya karena terpaksa dan berawal dari nestapa.

"Jadi, saat pertengahan tahun 2019 hingga awal tahun 2020 kemarin, status pekerjaan saya masih sebagai seorang sales executive di salah satu perusahaan swasta yang ada di Surabaya. Singkat cerita, kemudian ada wabah pandemi covid-19, yang pada akhirnya membuat saya resmi dipecat pada April 2020 dengan alasan kinerja saya kurang baik.

Setelah itu, karena saya malu jika terlalu lama menganggur, alhasil, pada Mei 2020 atau sebulan setelah terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), saya mencoba memberanikan diri untuk menjadi wirausahawan di sektor kuliner dengan mendirikan UMKM Monochromo dan untuk outlet pertamanya berada di kediaman saya sendiri. Jadi, bisa dibilang Monochromo ini, memang murni berawal dari industri rumahan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved