Breaking News:

Berita Surabaya

Pengawasan RHU Surabaya Diperketat, Tak Taat Aturan Bisa Kena Pidana

Upaya mendorong kebangkitan Ekonomi di Surabaya pasca mengalami gelombang kedua serangan Covid-19 pada pertengahan tahun lalu mulai digencarkan

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Firman Rachmanudin
Brassery Cafe and Lounge saat ditertibkan oleh Polrestabes Surabaya di awal pandemi yang nekat buka secara sembunyi-sembunyi, Minggu (20/9/2020) lalu. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Firman Rachmanudin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Upaya mendorong kebangkitan ekonomi di Surabaya pasca mengalami gelombang kedua serangan Covid-19 pada pertengahan tahun lalu mulai digencarkan pemerintah.

Salah satunya adalah memberikan izin operasional rumah hiburan umum di Surabaya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Setidaknya, ada 163 Rekreasi Hiburan Umum (RHU) yang tersebar di Surabaya, sudah mendapat asesmen serta menandatangani pakta integritas. 

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto menegaskan, bakal memberikan sanksi beripa penghentian aktivitas, terhadap RHU yang melanggar ketentuan meski telah menandatangani pakta integritas. 

Apalagi terhadap RHU yang belum mengurus berkas asesmen untuk tanda tangan pakta integritas. 

"Total ada 163 (RHU). Kalau gak bisa (
menyerahkan berkas asesmen kita hentikan aktifitasnya," kata Irvan yang juga Kasat BPB Linmas Surabaya, Jumat (12/11/2021).

Sementara disinggung soal jumlah RHU yang belum mengurus asesmen dan menandatangani pakta integritas, Irvan akan melakukan kroscek ke Dinas Pariwisata.

Baca juga: Galakkan Semangat Anti Korupsi dan Tolak Pungli, GNPK Jatim Jalin Komitmen Bersama Polda Jatim

"Kita koordinasi ke Dinas Pariwisata ya," paparnya.

Irvan menambahkan, sejak 8-10 November 2021, pihaknya mendapati 7 RHU di Surabaya yang melakukan pelanggaran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved