Breaking News:

Berita Surabaya

Disperindag Sidoarjo Pastikan Tak Mengenal Dua Pria yang Diduga Tipu Dosen Unair hingga Rp 1,5 M

Disperindag Sidoarjo memastikan tidak mengenal dua pria yang diduga menipu Dosen Hukum Universitas Airlangga Surabaya sampai Rp 1,5 miliar.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Dwi Prastika
Kolase Tribun Jatim Network/Firman Rachmanuddin
Lanny Ramli saat menunjukkan surat bukti laporan polisi. Lanny adalah Dosen Hukum Universitas Airlangga Surabaya yang mencari keadilan karena proyek fiktif, 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Firman Rachmanudin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Lanny Ramli, Dosen Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tidak berhenti mencari keadilan.

Dosen berusia 55 tahun itu mengaku tertipu oleh beberapa orang yang diduga berkomplot.

Kepada Tribun Jatim Network, Lanny mengaku dikibuli oleh dua pria bernama Hanif dan I Ketut Budha.

Keduanya menawarkan sebuah proyek revitalisasi Pasar Taman, Sepanjang, Sidoarjo, yang rencananya akan digarap di awal tahun ini.

Kepada Lanny, Hanif mengaku sebagai direktur PT Enggar Jaya Teknik yang merupakan sub kontraktor dari proyek revitalisasi Pasar Taman Sepanjang yang dimenangkan oleh PT Bangun Persada Nasifinta dengan I Ketut Budha sebagai direkturnya.

Lantaran Hanif dan Ketut kerap membawa beberapa dokumen serta menyebut nama-nama bupati Sidoarjo, membuat Lanny percaya jika proyek revitalisasi Pasar Sepanjang ini benar-benar ada.

Saat itu, Lanny diminta menyetorkan uang investasi sebesar Rp 1,5 miliar untuk pengelolaan lahan parkir.

Gelagat tak baik mulai muncul saat jatuh tempo pembangunan tak kunjung dilakukan.

Lanny pun beberapa kali menanyakan perihal proyek tersebut kepada Hanif dan Ketut, namun keduanya hanya berjanji serta menghindar.

Baca juga: Iming-iming Jadi Guru Honorer, Aktivis LSM di Trenggalek Tipu Warga hingga Puluhan Juta Rupiah

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved