Berita Kota Kediri

Jadi Daerah Aglomerasi, Kota Kediri Mengantisipasi Gelombang Ketiga Pandemi Covid-19

Jadi daerah aglomerasi, Kota Kediri telah mengantisipasi gelombang ketiga pandemi Covid-19. Termasuk menghitung kesiapan rumah sakit.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Jumat (12/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kota Kediri telah mengantisipasi kemungkinan adanya serangan gelombang ketiga pandemi Covid-19 (virus Corona).

Apalagi Kota Kediri menjadi aglomerasi dari daerah di sekitarnya.

Petugas menghitung kesiapan rumah sakit di Kota Kediri untuk mengantisipasi ledakan kasus Covid-19.

"Kami sudah mempersiapkan semuanya. Namun kalau ada ledakan kasus sangat luar biasa, apa boleh buat. Kami berkomitmen siapapun yang sakit, apapun yang terjadi di Kota Kediri, kami akan berupaya semaksimal mungkin," ungkap Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Jumat (12/11/2021).

Sementara untuk menegakkan protokol kesehatan juga terus dilakukan, petugas tetap melakukan edukasi kepada masyarakat di Kota Kediri.

Di antaranya mengingatkan protokol kesehatan 5M yang terdiri dari mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Termasuk menjemput para warga lanjut usia (lansia) untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 di rumahnya juga telah dimulai.

Sementara pelajar di sekolah juga telah dilakukan vaksinasi menyusul telah dimulai pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kota Kediri. Malahan vaksinasi bagi pelajar usia 6 tahun ke atas juga telah dipersiapkan.

"Kami akan mempercepatnya," jelasnya.

Baca juga: Diduga Lapar, Pencuri di Kafe Kediri Sempat Makan Saat Beraksi, Videonya Viral di Media Sosial

Sementara terkait dengan leveling Kota Kediri saat ini berada di posisi level satu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Kemarin sempat naik ke level dua karena tidak bisa tracing. Ada warga Kota Kediri yang ada di luar kota, tapi KTP-nya Kota Kediri dan lama tak pulang, sehingga tidak bisa ditracing," jelasnya.

Namun posisi Kota Kediri sesuai dengan data di kementerian saat ini telah berada di level satu.

Selain mengantisipasi kemungkinan serangan gelombang ketiga, Kota Kediri berupaya untuk terus memulihkan perekonomian guna memutarkan perekonomian masyarakat.

Abdullah Abu Bakar mengharapkan pada bulan November-Desember 2021 bisa memutar perekonomian masyarakat menjadi lebih bagus lagi.

Salah satu upaya menghidupkan perekonomian di Kota Kediri dengan menggelar pertunjukan kesenian dan olahraga sepeda. Salah satu yang telah berlangsung adalah pagelaran Jazz Brantas yang dilakukan secara virtual.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved