Breaking News:

Berita Malang

UMM Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir Bandang di Jodipan Wetan Kota Malang

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memberikan bantuan pada warga korban banjir bandang yang berada di wilayah RW 6, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Bl

Surya/sylvianita widyawati
Salah satu bantuan dari UMM untuk RW 6 Kelurahan Jodipan Kota Malang adalah 50 kursi plastik dan material bangunan, Sabtu (13/11/2021). Akibat banjir bandang, isi fasum di wilayah itu hilang dan merusak 31 rumah warga. Bantuan diserahkan lewat Ketua RW 6, M Luthfi. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memberikan bantuan pada warga korban banjir bandang yang berada di wilayah RW 6, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Sabtu (13/11/2021).

Bantuannya berupa bahan material dan 50 kursi untuk pengganti kursi yang hanyut karena banjir. Jumlah kursi yang hilang ada 90 buah termasuk keranda.

Penyerahan donasi diterima oleh M Luthfi, Ketua RW 6. Dia juga mengajak rombongan melihat lokasi terdampak banjir.

Zakarija Achmat SPsi MSi, Koordinator bantuan dari UMM Berbagi menjelaskan jika bantuan juga disalurkan ke wilayah Kota Batu. Bantuan di Jodipan berupa material seperti pasir cor, galvalum, koral, spandek dan lainnya. 

Baca juga: BREAKINGNEWS - Kilang Pertamina RU IV Cilacap Terbakar saat Hujan Deras Disertai Petir

“Tujuan awal kami membuka rekening donasi adalah untuk memberikannya kepada mereka yang membutuhkan. Jadi siapa saja bisa mengirimkan donasinya, tidak terbatas pada sivitas akademika UMM saja,” kata Zakarija.

Sedang  M Luthfi menambahkan jika ada 31 rumah yang terdampak. "10 rumah hancur sudah diperbaiki. Kini kami fokus pada upaya pembenahan fasum di empat titik," kata dia pada wartawan.

Baca juga: Kunjungi Makam Sunan Gresik, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan: Murni Berziarah

Dalam peninjauan ke lokasi, ia menceritakan ketinggian air saat banjir bandang. Lokasi rawan itu memang berada di badan sungai. Bekas endapan lumpur dan kotoran yang dibawa masih ada.

Namun warga sudah bersih-bersih. Salah satu rumah yang sudah diperbaiki adalah milik Ruminah yang paling dekat sungai. "Saya sedang nonton TV. Saat itu tidak hujan," kata nenek sepuh ini.

Baca juga: 7 Kampung Tematik di Kota Malang Terdampak Banjir Bandang, Rumah hingga Spot Selfie Ikut Hanyut

Tanpa membawa apapun, anak perempuannya mengevakuasinya. "Karena sekarang kerap hujan, saya akan siaga di rumah Ibu," jelas anak Ruminah.

Banjir besar sudah melanda dua kali di wilayah itu, yaitu Pada 2004 dan 2021.

Dikatakan, donasi banyak masuk ke RW 6. Ia membuat list barang kebutuhan. Namun sudah menutup donasi berupa air mineral, sembako, dan pakaian bekas karena telah mencukupi.

“Terima kasih kepada para donator dari UMM. Ini sangat bermanfaat," kata dia. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved