Breaking News:

Berita Malang

Ada Silang Pendapat Soal Kondisi Hutan Antara Bupati Malang dengan Aktivis Lingkungan

Kondisi hutan di wilayah Kabupaten Malang ditanggapi berbeda oleh Bupati Malang, Muhammad Sanusi dan beberapa aktivis pegiat lingkungan.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/erwin wicaksono
Potret alih fungsi hutan di wilayah Kabupaten Malang. 

Apabila kejadian banjir serupa terjadi di Kabupaten Malang, Sanusi menyebut jajarannya telah siap mengantisipasi secara teori maupun praktek.

"Evaluasi kami siap, tenaga dan peralatan kami siap. Kesiagaan sudah kami bentuk. Posko sudah dibuka yang diketuai oleh Kepala BPBD," tutupnya.

Sementara itu, Profauna Indonesia telah memetakan kerusakan alam yang diduga menjadi penyebab terjadinya banjir bandang di Kota Batu.

Organisasi pegiat lingkungan tersebut memprediksi jika upaya reboisasi baru bisa membuahkan hasil dengan durasi lebih dari 3 tahun.

"Paling cepat untuk reboisasi itu selama 4 tahun," ujar Ketua Profauna Indonesia, Rosek Nursahid ketika dikonfirmasi.

Rosek menganalisa, wilayah sepanjang lereng Gunung Arjuno saat ini sebagian besar telah kehilangam fungsinya sebagai hutan lindung.

Alih fungsi hutan menjadi lahan sayur disebut-sebut jadi biang kerok rusaknya fungsi hutan lindung sebagai penyerap air ke dalam tanah. Bahkan, sebaran kerusakan hutan sudah begitu masif.

"Kalau luasan hektarnya kami harus mengeceknya secara detail lagi. Namun saya berani mengatakan, lereng Gunung Arjuno arah Batu - Cangar saya kira 90 persen sudah beralih fungsi. Juga termasuk wilayah Sumber Brantas, Bumiaji (Batu) sampai Karangploso (Kabupaten Malang) bahkan hingga Lawang," ujar Rosek.

Selain alih fungsi hutan, rentetan peristiwa kebakaran yang terjadi di lereng Gunung Arjuno pada beberapa tahun silam berimplikasi pada kejadian banjir bandang saat ini.

"Tahun 2019 kebakaran, dan tidak ada penanaman lagi. Kemudian sama petani ditanam sayur. Betul bahwa rentetan peristiwa yang terjadi pada 2019 diduga berimplikasi pada kejadian kali ini (banjir), ada korelasinya. Alam lah yang bertindak saat ini," sebutnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved