Breaking News:

Berita Kota Batu

Lantik Pengurus Dewan Kesenian Batu, Walikota Dewanti Harap DKKB Lahirkan Program dan Karya Hebat

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Kota Batu (DKKB) masa bakti 2021-2026. Ketua Umum DKKB hasil dari Musyawarah Daera

Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/DISKOMINFO BATU
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Kota Batu (DKKB) masa bakti 2021-2026. Ketua Umum DKKB hasil dari Musyawarah Daerah II pada bulan Juli kemarin adalah Sunarto. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Kota Batu (DKKB) masa bakti 2021-2026. Ketua Umum DKKB hasil dari Musyawarah Daerah II pada bulan Juli kemarin adalah Sunarto.

Dewanti berharap DKKB bisa membuat program dan karya-karya hebat untuk Kota Batu. Ia berkomitmen bahwa Pemkot Batu akan terus mendukung program-program yang diusung DKKB.

"Saya ucapkan selamat kepada Dewan Kesenian Kota Batu yang baru dilantik. Setelah dilantik semoga bisa membuat program dan karya-karya hebat untuk Kota Batu," pungkasnya.

Baca juga: Curhat Pilu Pedagang di Pasar Sayur Kota Batu: di Rumah Tak Ada Kegiatan, ke Pasar Sepi Pembeli

Sunarto menyampaikan bahwa ada lima butir kerja utama organisasi yang menjadi representasi masyarakat di bidang kesenian dan kebudayaan Kota Batu. Program itu bakal ia kerjakan dalam kepemimpinannya.

Pertama menjalankan amanat UU No. 5/2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, kedua optimasi sektor ekonomi kreatif pada obyek pemajuan kebudayaan dan ketiga sinergitas multi stakeholder dalam ranah kesadaran dan kebanggan budaya serta kearifan lokal Kota Batu.

Baca juga: Kafe di Kota Malang Dibobol Maling, Pelaku Curi Uang Tunai dan Berbagai Peralatan Kopi

"Kemudian mengusulkan Perda Kebudayaan Kota Batu dan mendigitalisasi data kebudayaan sebagai sumber akses referensi dan informasi publik kepada generasi muda," ujar Sunarto, Minggu (14/11/2021).

Baca juga: Waspada! Berikut Kawasan di Bangkalan yang Rawan Banjir, Tanah Longsor hingga Puting Beliung 

Ia menerangkan khusus untuk Perda Kebudayaan diharapkan bisa diusulkan oleh eksekutif maupun legislatif dalam Propemperda tahun 2022.

Pasalnya Perda Kebudayaan sangat dibutuhkan untuk menjalankan dan mengembangkan kebudayaan di Kota Batu.

Baca juga: Ada Silang Pendapat Soal Kondisi Hutan Antara Bupati Malang dengan Aktivis Lingkungan

"Dengan adanya Perda Kebudayaan nantinya DKKB akan bisa lebih banyak dan aktif membuat program kegiatan. Mulai pembibitan, kemudian menggelar lomba-lomba kesenian tingkat kota, pameran, hingga melakukan promosi ke daerah-daerah lain. Yang pada akhirnya kesenian Kota Batu benar-benar terangkat dan senimannya berdaya," terangnya.

Kemudian untuk digitalisasi kebudayaan, diharapkan semua data dan referensi tentang kebudayaan di Kota Batu bisa diakses oleh publik dengan mudah. Begitu juga dengan segala kegiatannya. Pada akhirnya bisa mendekatkan kebudayaan kepada masyarakat.

"Kami optimis lima butir program tersebut bisa direalisasikan. 97 persen komposisi kepengurusan DKKB yang berjumlah 44 orang termasuk Majelis Penasehat Organisasi terdiri atas lintas profesi-praktisi. Mereka adalah anak-anak muda," pungkasnya.

Selain Badan Pengurus Harian, struktur organisasi DKKB terdiri dari Komite dan Komisi. Pasca pelantikan para pengurus secara kolektif mengelola kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah yang dikoordinir oleh masing-masing Komite dan Komisi yang ada di dalamnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved