Berita Malang

Menikmati Durian di Kafe Abundacio Milik Abah Anton, Tawarkan Rasa Nikmat dan Pemandangan Pegunungan

Mantan Wali Kota Malang, H Anton kini membuka usaha kafe yang diberi nama Abundacio yang terletak di Petung Sewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Rifki Edgar
Mantan Wali Kota Malang, Abah Anton yang kini membuka usaha kafe yang diberi nama Abundacio 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Mantan Wali Kota Malang, H Anton kini membuka usaha kafe yang diberi nama Abundacio yang terletak di Petung Sewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Kafe yang terletak di kaki gunung putri tidur itu, menyediakan buah durian yang menjadi menu andalannya.

Di sana, wisatawan dapat memilih langsung beragam jenis buah durian yang telah disajikan.

Baca juga: Ada Pengunjung Tak Bertiket Jadi Korban Pohon Tumbang Timpa Warung di Wisata Jolotundo

Sekaligus dapat melihat pemandangan indah gunung putri tidur dan dapat melihat pemandangan indah Kota Malang dari atas ketinggian.

Pria yang akrab disapa Abah Anton ini mengaku, memang sejak lama telah menggeluti bisnis durian.

Baca juga: Viral Altet Peraih Emas Kembali Cangkul Sawah, Kini Senang Ditelpon Kapolri dan Ditawari Jadi Polisi

Terhitung sejak awal 1998, Abah Anton telah menanam durian di lahan miliknya yang memiliki luas empat hektar.

Lahan itulah, yang kini juga dijadikan sebagai kafe Abundacio ini yang lokasinya berada di tengah perkebunan durian.

Baca juga: Berawal dari Anime dan Modal Rp50 Ribu, Pemuda di Banyuwangi Raup Puluhan Juta dari Replika Samurai

"Memang awal mula ini dari hobi dengan buah durian, sehingga saya mencoba menanam durian untuk menggantikan lahan jeruk. Dan saya bersyukur, akhirnya buah durian ini bisa tumbuh," ucapnya.

Beragam jenis durian tumbuh subur di lahan milik Abah Anton ini.

Baca juga: Mulai Hari ini, Berikut 8 Target Pelanggaran pada Operasi Zebra Semeru 2021, Termasuk Wajib Helm SNI

Beberapa jenis durian yang tumbuh tersebut di antaranya ialah durian montong, durian kunir, durian matahari, durian lokal hingga durian bawor.

Setiap harinya, Abah Anton dapat memanen 200 buah durian dari total 400 pohon durian yang dia tanam.

Sedangkan dari segi bisnis, Abah Anton mampu menjual 500 buah durian dalam sehari.

"Di samping kami panen sendiri, ada juga pemberdayaan dari warga. Jadi durian milik warga kami jual di sini juga. Makannya, durian di kami ini tidak musiman," ucap mantan orang nomor satu di Kota Malang itu.

Selain menyajikan durian sebagai menu andalan, di kafe Abundacio juga menyajikan makanan khas pedesaan.

Menu favoritnya ialah nasi jagung, nasi empok dengan sajian jangan pedas yang disajikan secara prasmanan.

Pengunjung juga dapat menikmati sejumlah minuman lain, seperti jus durian, beragam olahan dari kopi dan minuman khas dari kafe Abundacio.

"Awalnya berkat teman-teman gowes saya yang mendorong untuk membuat kafe. Apalagi tempatnya ini dinilai strategis, meskipun di Kabupaten Malang, tapi dekat dengan Kota Malang dan memiliki view yang cukup indah," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved