Breaking News:

Berita Malang

Operasi Zebra Semeru 2021, Polresta Malang Kota Fokus Disiplin Prokes hingga Antisipasi Balapan Liar

Polresta Malang Kota melaksanakan operasi Zebra Semeru 2021. Operasi tersebut dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 15 November 2021 hingga 28 No

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/KUKUH KURNIAWAN
Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto saat memimpin upacara apel gelar pasukan operasi Zebra Semeru 2021, Senin (15/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polresta Malang Kota melaksanakan Operasi Zebra Semeru 2021. Operasi tersebut dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 15 November 2021 hingga 28 November 2021.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengatakan operasi Zebra Semeru 2021, merupakan operasi terpusat yang dilakukan oleh Polda Jawa Timur bersama jajaran.

"Dalam pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2021, sasarannya adalah bagaimana masyarakat tetap taat pada protokol kesehatan (prokes).
Mengingat, sudah ada Covid 19 varian baru Delta, dan itu lebih masif dibanding varian Delta sebelumnya," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (15/11/2021).

Baca juga: Ibu Pengendara Motor Beserta Dua Anaknya Tertimpa Tembok Pagar yang Mendadak Ambruk di Kota Malang

Oleh karena itu, pihaknya tetap akan melaksanakan operasi yustisi protokol kesehatan, dan melakukan peringatan kepada masyarakat tentang imbauan prokes.

"Kami berusaha mengendalikan agar apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah bekerjasama dengan masyarakat, relawan, seluruh komponen yang ada tentang menuntaskan pandemi Covid 19 ini. Alhamdulillah sampai dengan hari ini, kasus aktif harian kita tinggal 13 kasus. Yang terdiri dari 8 orang pasien Covid di rumah sakit dan 5 orang isoman. Oleh sebab itu, jangan sampai apa yang telah dilakukan ini ternyata sia-sia nanti di bulan Desember dan liburan tahun baru," bebernya.

Baca juga: UPDATE Pohon Tumbang Timpa Warung di Wisata Jolotundo, Korban Tewas Bertambah Jadi 3 Orang

Pria yang akrab disapa BuHer ini menjelaskan, pihaknya juga akan mengingatkan kepada masyarakat untuk melakukan pembatasan kegiatan dan aktivitas.

"Sudah ada kesepakatan bersama dari tiga kementerian, untuk libur Natal dan Tahun Baru ditiadakan. Sehingga, masyarakat harus lebih peduli dan tahu informasi," tambahnya.

Selain fokus kepada pelaksanaan operasi yustisi penegakan prokes, pihaknya juga akan fokus kepada antisipasi balapan liar.

"Terhadap kegiatan kegiatan yang mengganggu kegiatan masyarakat seperti penggunaan knalpot brong, lalu adanya trek-trekan (balapan) liar, itu tetap kita lakukan penindakan. Kami sampaikan, bahwa kami dari Polresta Malang Kota, Kodim 0833/Kota Malang serta Denpom V/3 Malang akan melakukan penindakan terhadap knalpot brong dan trek-trekan," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved