Breaking News:

Banjir Bandang di Kota Batu

Pemkot Harus Bisa Meyakinkan Korban Banjir Bandang di Kota Batu untuk Relokasi

Pemkot Batu harus bisa meyakinkan warga terdampak banjir bandang di Kota Batu, maupun yang masih tinggal di bantaran sungai agar mau direlokasi.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono berinteraksi dengan Kepala Desa Bulukerto, Suwantoro, dan didampingi Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko saat meninjau lokasi bencana banjir bandang di Desa Bulukerto, Kota Batu, Kamis (11/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Pemerintah Kota Batu harus bisa meyakinkan warga terdampak banjir bandang di Kota Batu, maupun yang masih tinggal di bantaran sungai agar menghendaki relokasi.

Pasalnya, warga yang menjadi korban menginginkan komitmen dan kepastian pemerintah. Mereka khawatir hidup terkatung-katung jika program relokasi molor, apalagi bertele-tele. 

Kasus hunian sementara Dusun Brau menjadi salah satu contohnya. Meskipun mereka sudah menempati hunian sementara, namun belum ada kepastian pindah ke rumah permanen.

Kepala Desa Bulukerto, Suwantoro menerangkan, warganya menyampaikan aspirasi ketakutan perihal proses yang akan memakan waktu lama.

''Ada yang mau, ada juga yang tidak mau. Mereka takut kejadian longsor kayak di Dusun Brau, Desa Gunungsari itu kan tidak selesai-selesai karena menunggu pemerintah pusat,'' terang dia pada awak media di Graha Pancasila, Senin (15/11/2021).

Suwantoro juga mengatakan, rencana penggunaan tanah kas desa mendapat kritik dari sejumlah pihak. Ia pun mempertimbangkan kembali rencana penggunaan lahan itu.

Dari data yang sudah dihimpun, ada delapan rumah rusak parah akibat banjir bandang. Delapan rumah itu terdiri atas  tiga rumah rusak berat dan sisanya rusak sedang.

Sementara ada 7 rumah lain yang rusak ringan. Di antara pemilik rumah itu, ada tiga orang yang tidak punya tanah.

Baca juga: Perum Jasa Tirta I: Kawasan Glagah Wangi Kota Batu Menyimpan Potensi Bencana Banjir Bandang

''Yang rumahnya terdampak hanyut dan rusak berat, apalagi tidak punya tanah nanti akan kami pikirkan bersama, kasihan juga karena ini musibah. Yang paling penting warga bisa hidup normal kembali,'' pungkas dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved