Breaking News:

Berita Bola

Songsong Putaran 32 Besar, PS KOPA Geber Latihan Akurasi Passing

PS Kota Pahlawan (PS KOPA telah menuntaskan pertandingan penyisihan grup Liga 3 Zona Jawa Timur 2021. Tergabung dalam Grup D bersama Kresna FC

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.com/ Febrianto Ramadani
PS Kota Pahlawan (PS KOPA) sedang menggelar latihan umpan satu dua, Lapangan Kendung, Benowo, Surabaya, Senin pagi (15/11/2021) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PS Kota Pahlawan (PS KOPA telah menuntaskan pertandingan penyisihan grup Liga 3 Zona Jawa Timur 2021. Tergabung dalam Grup D bersama Kresna FC, Persepam Pamekasan, dan Perssu Sumenep, tim besutan Ahmad Rosyidin ini lolos sebagai runner up menemani Persepam Pamekasan sebagai juara grup.

Selama berlaga di Madura, The Young Warrior, sebutan PS KOPA, meraih sekali kalah,  dua kali menang, memasukkan 7 kali, dan kemasukkan 3 kali, sehingga mengantongi poin 6.

Sambil menanti jadwal selanjutnya, Klub Satelit milik Persebaya tersebut menggeber latihan ditengah rintikan hujan, Lapangan Kendung, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, Senin pagi (15/11/2021).

Pelatih PS KOPA, Ahmad Rosyidin, mengatakan, pihaknya hari ini menggelar latihan pemulihan beserta akurasi dan bobot passing. Hal itu dikarenakan anak asuhnya sering melakukan kesalahan passing.

"Sebelumnya kami mengistirahatkan para pemain 4 hari. Kami masih menunggu jadwal selanjutnya sembari latihan rutin tiap hari. Karena di grup lain masih ada pertandingan," ujarnya di sela sela latihan.

Jika melihat skema pertemuan 32 besar, PS KOPA bakal menghadapi juara Grup M. Sekedar informasi, pemuncak klasemen sementara grup tersebut ditempati oleh Persepon Ponorogo. Sementara di peringkat kedua adalah Persekama Madiun

"Evaluasi banyak. Hari ini kami menekankan akurasi dan bobot passing. Mereka sudah menyesuaikan. Kemarin sampai salah passing, padahal kondisi lapangan bagus. Jadi permainan terlihat ala kadarnya. Saya disini tekankan kembali lebih banyak masalah teknik passing," terang Mantan Asisten Pelatih Persebaya itu.

Baca juga: Madura United Resmi Perkenalkan Fabio Araujo Lefundes Sebagai Pelatih Anyar

Walau sudah enam kali uji coba, lanjut Ahmad Rosyidin, atmosfer kompetisi yang jauh berbeda membuat para pemain gugup serta berpengaruh terhadap kontrol dan penguasaan bola.

"Ditambah 2 tahun tidak ada kompetisi jadi kelihatan dampaknya. Sehingga masih banyak mental bertandingnya masih kurang," tandasnya.

Kumpulan berita bola terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved