Breaking News:

Berita Nganjuk

Waspada Potensi Banjir di Nganjuk, Pemkab Normalisasi dan Bersihkan Sungai dari Endapan serta Sampah

Antisipasi terjadinya banjir di Nganjuk, pemkab melakukan normalisasi dan membersihkan sungai dari endapan serta sampah.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Achmad Amru Muiz
Dam Sungai Tanjungrejo yang selesai dibersihkan setelah sempat tertutup sampah kayu kering dan nyaris menimbulkan banjir di Nganjuk, saat turun hujan lebat di hulu sungai kawasan Gunung Wilis, Senin (14/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk terus mewaspadai terjadinya bencana, akibat curah hujan tinggi.

Satu di antaranya adalah bencana banjir.

Kepala BPBD Nganjuk, Abdul Wakid mengatakan, langkah antisipasi terjadinya banjir di Kabupaten Nganjuk sebenarnya sejak jauh hari sudah dilakukan BPBD bersama instansi terkait. Seperti normalisasi sungai dengan melakukan pengerukan endapan lumpur, pembersihan sampah, dan sebagainya.

"Namun rupanya masyarakat masih ada saja yang membuang sampah di aliran sungai, akibatnya ketika debit air sungai meningkat akibat hujan lebat, terjadilah luapan air sehingga menimbulkan banjir," kata Abdul Wakid, Senin (14/11/2021).

Di samping itu, dikatakan Abdul Wakid, banyaknya pohon kering yang ikut hanyut di air sungai dari wilayah hulu, terutama dari Pegunungan Wilis di wilayah selatan Kabupaten Nganjuk juga menjadi penyebab terjadinya banjir akibat penyumbatan sungai. Seperti yang terjadi di dua pintu Dam Tanjungrejo Nganjuk.

Banyaknya kayu yang terbawa air dan menyumpat dua pintu air di Dam Tanjungrejo nyaris menimbulkan banjir.

"Alhamdulillah, BPBD bersama tim gabungan secara bersama-sama dengan menggunakan alat berat berhasil membersihkan batang kayu kering yang sempat menyumpat pintu dam sehingga air tidak sampai meluber," ucap Abdul Wakid.

Baca juga: Banyak Perusahaan Berdiri, DPRD Menilai Kabupaten Nganjuk Perlu Miliki Perda tentang CSR

Oleh karena itu, ungkap Abdul Wakid, pihaknya mengharapkan semua masyarakat saat ini meningkatkan kewaspadaan terhadap datangnya bencana. Jaga bersama kebersihan sungai agar tidak menimbulkan banjir.

Apabila mengetahui ada potensi bencana segera memberikan informasi ke pemerintah melalui pemdes atau kepada para relawan bencana.

"BPBD senantiasa bersiaga penuh sekarang ini menghadapi terjadinya bencana memasuki musim penghujan sekarang ini," tutur Abdul Wakid.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved