Breaking News:

Berita Kota Malang

Tren Kasus Covid-19 Menurun, Kantor Imigrasi Malang Catat Kenaikan Pemohon Pengurusan Paspor

Tren kasus Covid-19 turun, Kantor Imigrasi Malang catatkan kenaikan pemohon pengurusan paspor, bahkan hingga 100 orang per hari.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Ramdhani mengatakan, pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang mengalami kenaikan selama beberapa bulan terakhir, Selasa (16/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Imbas menurunnya kasus Covid-19 (virus Corona) di sejumlah daerah di Indonesia membuat pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang mengalami kenaikan.

Dalam sehari, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang mencatat ada 100 pemohon yang sedang mengurus paspor.

Kenaikan ini terjadi sejak tiga bulan lalu, saat sejumlah daerah telah memasuki Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 1.

"Kenaikan ini terjadi sejak tiga sampai satu bulan dari mulai kuota kita 25 sudah melonjak sekitar 50. Kuota kami di Unit Layanan Paspor (ULP) ada 25, di UKK kota 25, kabupaten 25. Dan total ada 100 pemohon setiap harinya," ucap Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Ramdhani, Selasa (16/11/2021).

Ramdhani mengatakan, tingginya permohonan paspor jelang akhir tahun ini disebabkan oleh beberapa hal. 

Mulai dibukanya umrah dan haji, hingga banyaknya negara-negara yang mulai membuka diri untuk menerima kunjungan warga negara asing, termasuk Indonesia.

"Maka dari itu kami akan meningkatkan kuota aplikasi layanan paspor online, baik di Kantor Imigrasi Malang, di ULP Lippo Mall Batu, maupun di UKK Kota dan Kabupaten Probolinggo," terangnya.

Akibat banyaknya pemohon yang mengurus paspor tersebut, Kantor Imigrasi Malang meminta tambahan kuota kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Baca juga: Layanan Pengurusan Paspor di Kanim Blitar Sudah Dibuka, Kuota Dibatasi 50 Pemohon/Hari

Agar nantinya masyarakat yang belum terlayani dapat terlayani secara maksimal.

"Kami berusaha berkoordinasi dengan pusat untuk meminta tambahan kuota supaya masyarakat kita yang datang meminta pelayanan kita, bisa kita layani dengan baik," kata dia.

Ramdhani menjelaskan, permintaan kuota tambahan ini melihat frekuensi jumlah pemohon yang ingin mengurus paspor.

Pihaknya juga akan melakukan evaluasi, agar nantinya, semua layanan di Kantor Imigrasi Malang dapat melayani masyarakat dengan baik.

"Kami akan melihat evaluasi segmennya seperti apa, kalau pun masih kurang juga akan kami naikkan juga. Jadi ada step-stepnya, nggak langsung sekaligus kita naikkan," tambahnya.

"Jadi masyarakat pun akan memberikan apresiasi dan kepuasan. Saya tidak mau masyarakat jauh-jauh, sampai di kantor mereka tidak bisa terlayani," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved