Breaking News:

Berita Surabaya

Siagakan Rumah Pompa untuk Cegah Banjir di Surabaya, Laila Mufidah: Jangan Ada yang Mati Sedetikpun

Siagakan rumah pompa Surabaya selama 24 jam untuk cegah banjir, Laila Mufidah: Jangan ada yang mati sedetikpun.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Sugiharto
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Laila Mufidah meninjau Rumah Pompa Prapen untuk memastikan kesiapsiagaan dalam upaya mengantisipasi banjir di Surabaya, Rabu (17/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Nuraini Faiq

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah mendorong kesiapsiagaan Surabaya dalam mengantisipasi banjir.

Dia mengatakan, keberadan puluhan rumah pompa saat musim hujan harus dioptimalisasi. Tidak saja daya sedot pompa atas debit air, tapi juga petugas harus siaga.

"Mereka harus siaga 24 jam untuk mengantisipasi banjir. Pastikan semua rumah pompa dan unit mesin pompa dalam kondisi baik. Saya percaya petugas rumah pompa selalu siaga," ucap Laila Mufidah di Rumah Pompa Prapen, Rabu (17/11/2021).

Wakil rakyat ini meninjau kesiapsiagaan rumah pompa dan petugas menjelang puncak musim hujan.

Saat ini, intensitas hujan di Kota Pahlawan mulai meninggi. Desember hingga Januari akan menjadi pembuktian. Apakah Surabaya di musim hujan ini akan makin berkurang skala banjirnya. Atau sebaliknya.

Namun Laila berharap musim hujan tahun ini, baik genangan atau banjir bisa diantisipasi. Dia mengatakan, banjir harus dicegah agar Surabaya tidak sampai tergenang.

Baca juga: APBD Surabaya 2022 untuk Warga Ditingkatkan, Ada SPP Gratis Siswa SMA hingga Kenaikan Honor Modin

"Mau genangan mau banjir. Tetap semua akan merugi. Mari semua siap siaga. Pemkot Surabaya tahun ini juga sudah maksimal mengantisipasi banjir. Namun tetap kesiapsiagaan itu harus terus dilakukan menjelang dan saat hujan deras tiba," kata Laila Mufidah.

Politisi perempuan PKB ini melihat Pemkot Surabaya sudah mengantisipasinya jauh-jauh hari. Saluran, drainase, dan box culvert sudah dikebut. Bahkan normalisasi sungai juga sudah dikeruk beberapa bulan terakhir. 

Namun langkah itu harus diikuti kesiagaan rumah pompa bersama petugas yang mengoperasikan. Jangan sampai saat terjadi penumpukan genangan di sejumlah titik, rumah pompa tidak bisa dioperasikan. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved