Breaking News:

Berita Nganjuk

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Teras Ruko Warga Nganjuk Ambruk, Sempat Terjadi Retakan di Dinding

Tak ada angin tak ada hujan, teras ruko warga Nganjuk tiba-tiba ambruk, sempat ada retakan di dinding. Diduga karena sudah lapuk.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Achmad Amru Muiz
Tim BPBD Kabupaten Nganjuk melakukan pembersihan puing bangunan teras rumah toko di Nganjuk yang ambruk diduga karena lapuk dimaka usia, Rabu (17/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Tak ada angin tak ada hujan, teras rumah toko (ruko) milik Fahmi (60) di Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, ambruk.

Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam kejadian ambruknya teras ruko yang ada di belakang Pasar Wage lama Nganjuk tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk, Abdul Wakid menjelaksan, teras ruko ambruk saat kondisi sepi, karena pedagang yang menyewa ruko tersebut belum beraktivitas penuh, dan teras ruko dalam kondisi sepi.

"Kami menduga bangunan teras ruko ambruk karena sudah lapuk dimakan usia, Alhamdulillah tidak ada korban dalam kejadian tersebut," kata Abdul Wakid, Rabu (17/11/2021).

Dijelaskan Abdul Wakid, tim reaksi cepat BPBD bersama warga serta personel kepolisian dan TNI yang datang ke lokasi langsung melakukan pembersihan puing bangunan yang ambruk.

Untuk mencegah terjadinya ambruk susulan, tim BPBD juga membersihkan sisa bangunan teras ruko yang rawan ambruk.

"Pembersihan sisa bangunan yang rawan ambruk itu dilakukan untuk mengantisipasi ambruk susulan," ucap Abdul Wakid.

Baca juga: Reruntuhan Ambruknya Tembok dan Pagar Rumah di Malang yang Timpa Ibu & Dua Anaknya Telah Dibersihkan

Biasanya, dikatakan Abdul Wakid, bangunan teras ruko tersebut digunakan oleh warga untuk cangkrukan dan jualan. Ini dikarenakan bangunan ruko tersebut terletak di belakang Pasar Wage lama Nganjuk yang ramai pembeli.

Namun saat kejadian, di bangunan teras ruko tersebut dalam kondisi sepi, tidak ada warga, dan penyewa belum melakukan akvitas jualan.

Ungkap Abdul Wakid, untuk sementara pihaknya melarang teras ruko yang ambruk tersebut digunakan untuk aktivitas apapun sebelum dilakukan perbaikan.

Ruko tersebut juga diminta tutup untuk menghindari hal-hal susulan yang tidak diinginkan.

"Kalau nanti kondisi bangunan sudah diperbaiki dan betul-betul aman, maka silakan digunakan untuk aktivitas seperti biasa," tandas Abdul Wakid.

Sementara salah seorang warga yang kebetulan berada di dekat lokasi ambrukya teras ruko, Iwan mengatakan, sebelum ambruk, bangunan teras ruko tersebut memang sudah ada retakan di dindingnya.

"Tapi tadi tidak ada angin dan tidak ada hujan tiba-tiba dinding tersebut ambruk besama atap teras ruko. Dan untungnya tidak ada aktivitas di bawah teras ruko tersebut," tutur Iwan.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved