Breaking News:

Berita Kota Madiun

Tercatat 91 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten Madiun Hingga November 2021

Tercatat ada 91 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Madiun hingga November 2021, mayoritas di Kabupaten Madiun bagian utara.

Istimewa/TribunJatim.com
Kecelakaan lalu lintas antara mobil Isuzu Panther dengan truk tangki LPG di Jalan Raya Surabaya - Madiun tepatnya di Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (21/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Satlantas Polres Madiun mencatat, terjadi 439 kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Madiun selama Januari-November 2021.

Dari jumlah tersebut, mengakibatkan 91 orang di antaranya meninggal dunia, dan 547 orang mengalami luka-luka ringan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Nanang Setiawan, mengatakan, mayoritas pengguna jalan yang meninggal dunia berusia di atas 20 tahun.

Sedangkan pengendara paling banyak mengalami kecelakaan lalu lintas adalah pengendara sepeda motor.

"Dari total laka lantas tersebut, kerugian material yang dialami diperkirakaan lebih dari Rp 1 miliar," kata Ipda Nanang Setiawan, Rabu (17/11/2021).

Ipda Nanang Setiawan menuturkan, kejadian kecelakaan lalu lintas paling banyak terjadi di Kabupaten Madiun bagian utara, yaitu sepanjang Jalan Madiun-Surabaya.

Lebih lanjut, Ipda Nanang Setiawan mengatakan, selama diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) beberapa bulan terakhir, angka kecelakaan mulai menurun lantaran aktivitas masyarakat yang dibatasi.

"Tapi sekarang sudah agak longgar dan jalan sudah mulai ramai lagi. Jadi pengguna jalan juga harus lebih hati-hati," tambahnya.

Baca juga: Ban Belakang Meletus, Truk Boks Bermuatan Kertas Terguling di Tol Probolinggo, Begini Kondisi Sopir

Pada kesempatan yang sama, Kasatlantas Polres Madiun, AKP Firman Widyaputra, mengatakan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan.

Mulai dari melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas hingga memasang spanduk berisi imbauan keselamatan berlalu lintas.

AKP Firman Widyaputra berharap pengguna jalan lebih menaati peraturan dan rambu tersebut, sehingga kecelakaan lalu lintas bisa semakin diminimalisasi.

Apalagi dengan datangnya musim penghujan, pengguna jalan harus lebih berhati-hati karena jalan juga lebih licin dan rawan pohon tumbang.

"Kami sudah menyiagakan mobil patroli dengan gergaji mesin. Ada tiga mobil yang disiapkan. Ini akan digunakan saat ada pohon tumbang, sehingga bisa langsung dipotong dan arus lalu lintas tidak terganggu," terang Firman.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved