Breaking News:

Berita Sidoarjo

84 Ponsel Mewah Dimusnahkan Bea Cukai Juanda, iPhone Tipe Terbaru Dihancurkan Pakai Palu

Sedikitnya ada 84 ponsel disita oleh petugas Kantor Pengawasan  dan Pelayanan Bea Cukai (KPBC) Juanda dari penumpang pesawat di Bandara Internasional

Penulis: M Taufik | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim/M Taufik
Petugas Bea Cukai Juanda saat memusnahkan handphone dan rokok ilegal, Kamis (18/11/2021) 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Sedikitnya ada 84 ponsel disita oleh petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPBC) Juanda dari penumpang pesawat di Bandara Internasional Juanda.

Puluhan ponsel yang kebanyakan merek iPhone tipe terbaru itu diamankan dari 11 orang penumpang pesawat yang datang dari Hongkong dan Singapura.

"Ponsel sebanyak itu merupakan hasil penindakan selama September-Oktober kemarin," kata Kepala KPPBC TMP Juanda Himawan Indarjono, Kamis (18/11/2021).

Petugas terpaksa menyita barang bawaan itu karena menyalahi ketentuan. Yakni aturan yang menyebut bahwa setiap satu orang penumpang hanya diperkenankan membawa maksimal dua unit ponsel dari luar negeri.

Baca juga: Awas! Kendaraan yang Parkir Sembarangan di Ponorogo Bakal Digembok, Ini Syarat Kalau Mau Dibuka

"Biasanya ada yang titip, makanya banyak yang memanfaatkan jasa titip pembelian barang mewah ketika ada yang ke luar negeri," lanjutnya.

Jika ditaksir, puluhan ponsel mewah yang disita petugas itu nilai mencapai sekira Rp 1,047 miliar.

Dalam pemeriksaan, dipastikan bahwa ini melanggar beberapa aturan. Dan setelah melalui serangkaian proses, diputuskan barang-barang sitaan itu dimusnahkan oleh petugas.

Baca juga: Bea Cukai Pasuruan Musnahkan BMN Senilai Rp 15 Miliar, Ada Batang Rokok serta Pita Cukai Palsu

Secara simbolis, pemusnahan digelar dihalaman KPBC Tipe Madya Pabean Juanda, Kamis siang. Puluhan ponsel mewah itupun dihancurkan menggunakan palu.

Selain puluhan ponsel, dalam waktu yang sama, petugas juga memusnahkan 1.322.980 batang rokok ilegal. Jutaan batang rokok ilegal itu merupakan hasil penindakan petugas dari bulan April sampai September 2021.

Rokok - rokok yang disita petugas karena tidak dilengkapi pita cukai itu dimusnahkan dengan cara dibakar. Ini juga secara simbolis.
Untuk pemusnahan keseluruhan, dilakukan di tempat khusus yang ada di Mojokerto. Tujuannya untuk menghindari dampak limbah berbahaya dari upaya pemusnahan tersebut.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved