Breaking News:

Berita Surabaya

Cukup Lewat RT, Urus Akta Kelahiran di Surabaya Kini Mudah dengan Hadirnya Program Kalimasada

Pemkot Surabaya meluncurkan program Kalimasada, Kamis (18/11/2021). Program ini merupakan kepanjangan Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Adminduk (Ad

TRIBUNJATIM/Bobby Koloway
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Kalimasada, Kamis (18/11/2021). Program ini merupakan kepanjangan Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Adminduk (Administrasi Kependudukan). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya meluncurkan program Kalimasada, Kamis (18/11/2021). Program ini merupakan kepanjangan Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Adminduk (Administrasi Kependudukan). 

Melalui program ini, masyarakat semakin dimudahkan dalam pelayanan adminduk. Sebab, ada empat pelayanan Adminduk yang bisa diurus di tingkat RT: urus akta kelahiran, akta kematian, pindah masuk, dan pindah keluar. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi optimistis warga semakin dimudahkan. Sebab, warga tak perlu datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya.

"Saya berharap semuanya data (Adminduk) bisa diselesaikan tingkat level yang paling dekat dengan masyarakat, yakni RT," kata Cak Eri di halaman Balai Kota Surabaya.

Baca juga: Transaksi SFW 2021 Nyaris Rp 600 Juta, Pemkot Surabaya Sukses Gelar Fashion Show untuk UMKM

Prinsipnya, pelayanan publik tak hanya dengan kekuatan pemerintah. Namun, juga melalui gotong-royong dan kebersamaan masyarakat di masing-masing kampung.

"RT bisa menjadi pemimpin sejati. Ketika ada yang mengurus akta kelahiran, akta kematian, atau apapun yang susah, cukup di RT," jelasnya.

Bagi dia, pemerintahan yang hebat itu ketika masyarakatnya menjadi bagian dari pembangunan dan pelayanan.

Baca juga: Beri Solusi Genangan di Surabaya Barat, Eri Cahyadi Blusukan Daerah Berlumpur

"Saya selalu sampaikan bahwa pemerintahan yang hebat itu ketika masyarakatnya menjadi bagian dari pembangunan," kata dia.

Dengan data yang valid, Pemkot optimistis intervensi akan lebih tepat sasaran. Baik itu intervensi terkait masalah kemiskinan, maupun anak putus sekolah. 

"Karena itu semua dasarnya dari Adminduk-nya juga harus kuat. Itu dimulai dari masyarakatnya sendiri," jelas dia.

Baca juga: 84 Ponsel Mewah Dimusnahkan Bea Cukai Juanda, iPhone Tipe Terbaru Dihancurkan Pakai Palu

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved