Breaking News:

Berita Madura

Lama Tak Beroperasi, KMP DBS III Dipertanyakan Warga Kepulauan Sumenep, Disarankan Jadi Hotel Wisata

Warga kepulauan Sumenep, Madura pertanyakan layanan Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Bahari Sumekar (DBS) III, pasalnya sudah lama tidak beroperasi.

istimewa
KMP DBS III Sumenep. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Warga kepulauan Sumenep, Madura pertanyakan layanan Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Bahari Sumekar (DBS) III, pasalnya sudah lama tidak beroperasi.

Sebab dengan tidak beroperasinya KMP DBS III ini, dinilai sangat merugikan warga kepulauan Sumenep Madura.

Hingga saat ini, belum ada kejelasan kapan akan beroperasi kembali. warga kepulauan sarankan agar KMP DBS III dijadikan hotel wisata pelabuhansaja.

"Ini kan kapal (BDS III) mahal, katanya dibeli dengan anggaran daerah harga puluhan miliar. Bagaimana kalau Pemkab Sumenep menjadikan KMP DBS III ini sebagai hotel wisata pelabuhan saja," kata Achmad Irham, salah satu warga kepulauan, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: Rumah Kosong Tempat Pakai Narkoba di Sumenep Digerebek Polisi, Seorang Pria Diciduk

Jika alasan Pemerintah Sumenep dalam hal ini yang mengelola KMP DBS III mengatakan ada kerusakan pada mesin katanya, tentu sangat lucu.

Sebab kata dia, kapal tersebut baru dibeli beberapa tahun yang lalu dan beroperasinya pun tidak terlalu sering.

"Serius kami warga kepulauan pengen tau, apa iya kapal baru tiga tahunan dibeli mesin nya sudah rusak. Kalaupun rusak, masak iya perbaikan mesinnya tidak selesai-selesai sudah hampir satu tahun, lucukan," tanyanya.

Baca juga: Awas! Kendaraan yang Parkir Sembarangan di Ponorogo Bakal Digembok, Ini Syarat Kalau Mau Dibuka

Menurut pengusaha sembako tersebut, pemerintah masih kurang serius dan terbilang setengah-setengah memikirkan nasib warga kepulauan.

Bahhkan katanya, urusan KMP DBS III saja sepertinya sudah dinilai tidak begitu penting lagi.

"Kalau kita melihat, sepertinya pemerintah kabupaten sumenep ini tidak benar-benar serius terhadap warga kepulauan. Atau bisa jadi kami di pulau tidak lagi dianggap sebagai penduduk sumenep," kesalnya.

Baca juga: Penumpang Bus di Terminal Arya Wiraraja Sumenep Didominasi Tujuan Jakarta

Sebelumnya, Humas PT. Sumekar Line, Eko Wahyudi menyampaikan bahwa ada kerusakan pada mesin KMP DBS III.

Hal itu disebabkan ada sejumlah kendala pada salah satu mesin yang ada.

"Kami sudah melakukan perbaikan pada mesin dengan mendatangkan tehnisi dari Surabaya dan saat ini masih tahap penyelsaian perbaikan, karena memang ada kendala pada salah satu mesin yang ada," katanya pada hari Senin (20/9/2021) lalu.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved