Breaking News:

Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM: Pola Teroris Menggalang Dana hingga Eri Cahyadi Blusukan Daerah Berlumpur

Empat berita terpopuler Jatim hari ini, Jumat (19/11/2021). Pola teroris menggalang dana hingga Eri Cahyadi blusukan daerah berlumpur.

TribunJatim.com/Bobby Constantine Koloway
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi blusukan ke beberapa titik genangan di kawasan Surabaya Barat, Rabu (17/11/2021). 

Pada saat mobil sedan yang dikemudikan pelajar itu berusaha mendahului mobil pikap yang ada didepanya, tiba tiba melaju kendaraan truk nopol P 9636 UR yang dikemudikan Abduk Jalil (18) warga Pagar Gunung, Desa Pategalan, Kecamatan Jatibanteng.

Baca Selengkapnya

3. Desa di Nganjuk Siaga Bencana, Biddokkes Polda Jatim Bekali Ratusan Warga Skill Mitigasi Bencana

Saat Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol dr. Erwin Zainul Hakim dan Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson Situmorang ikut memasang papan penunjuk area evakuasi warga untuk petunjuk mitigasi bencana.
Saat Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol dr. Erwin Zainul Hakim dan Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson Situmorang ikut memasang papan penunjuk area evakuasi warga untuk petunjuk mitigasi bencana. (TRIBUNJATIM/Istimewa)

Sekitar 100 orang warga Desa Kepel, Ngetos, Nganjuk, dilatih kemampuan tanggap bencana oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jatim.

Mereka terdiri dari anggota TNI-Polri, BPBD, pengurus Desa Tangguh Bencana (DESTABA) Desa Kepel, Linmas Desa Kepel, anggota perguruan silat, Banser, dan warga Dusun Burikan, Desa Kepel.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk membekali warga kemampuan mitigasi bencana yang berpotensi terjadi di kawasan permukiman mereka.

Baca juga: Bersiap Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Biddokkes Polda Jatim Gelar Pelatihan Mitigasi

Baca juga: BPBD Pamekasan Bentuk Tim Kedaruratan Bencana Alam, Ini Titik Rawan Bencana

Para warga diberi pemahaman untuk bisa mengambil langkah yang tepat dalam proses mitigasi, saat terjadi bencana. 

Mulai dari menolong para korban luka atau meninggal, kemudian orang kalangan rentan. Termasuk memberikan sinyal darurat tanda peringatan awal kemunculan bencana.

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol dr. Erwin Zainul Hakim mengatakan, melalui pembekalan kemampuan mitigasi bencana itu, masyarakat tidak ditempatkan sebagai objek belaka.

Baca Selengkapnya

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved