Breaking News:

Berita Mojokerto

Wisata Jolotundo Mojokerto Masih Ditutup, Hasil Mitigasi 44 Pohon Dipangkas

Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto memperpanjang penutupan sementara kawasan wisata Petirtaan Jolotundo, seusai

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Romadoni
Suasana di kawasan Petirtaan Jolotundo, Mojokerto 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto memperpanjang penutupan sementara kawasan wisata Petirtaan Jolotundo, seusai kejadian pohon tumbang yang menimpa warung yang menyebabkan tiga korban meninggal dan  lima orang luka.

Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo mengatakan wisata Petirtaan Jolotundo akan kembali dibuka untuk umum setelah dilakukan mitigasi pemangkasan pohon-pohon yang berpotensi membahayakan pengunjung
di kawasan pariwisata tersebut. Sebelumnya, wisata Petirtaan Jolotundo ditutup semantara selama tiga hari, pada Senin (15/11/2021) kemarin.

Baca juga: 25 Motor dan Satu Mobil Terjebak Longsor di Ranu Gumbolo Tulungagung, Alat Berat Dikerahkan 

"Wisata Petirtaan Jolotundo masih kita tutup untuk umum karena masih dilakukan mitigasi pemotongan pohon-pohon yang dianggap membahayakan," ungkapnya kepada Surya.co.id, Jumat (19/11/2021).

Amat menyebut adapun hasil mitigasi ada 44 pohon yang berpotensi membahayakan sehingga pihaknya bersama Perhutani KPH Pasuruan melakukan pemangkasan dahan.  Lokasi utama pemotongan pohon yakni difokuskan di sekitar warung-warung yang berada di kawasan wisata Petirtaan Jolotundo.

"Jadi ada 44 pohon dipangkas dahan kemudian 18 di antaranya ditebang lantaran membahayakan berpotensi roboh jika terjadi cuaca ekstrem saat hujan deras disertai angin kencang," jelasnya.

Menurut dia, rencananya objek wisata alam Petirtaan Jolotundo akan dibuka kembali pada Minggu besok.

"Kita menunggu mitigasi pemotongan pohon jika sudah selesai maka wisata Petirtaan Jolotundo akan kembali dibuka, kemungkinan Minggu besok," ucap Amat.

Administratur KPH Pasuruan wilayah Seloliman, Agus Achmad Fadholi menjelaskan mitigasi dilakukan sesuai kondisi pohon-pohon yang berpotensi membahayakan wisatawan di sepanjang jalan dan warung-warung Kawasan pariwisata Petirtaan Jolotundo.

"Ada 44 pohon dan 18 di antaranya ditebang yaitu pohon Bendo, Pohon Winong, Pohon Mahoni dan Pohon Beringin," pungkasnya. (don/ Mohammad Romadoni).

Kumpulan berita Mojokerto terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved