Breaking News:

Berita Surabaya

Jelang Akhir Tahun 2021, Trafik Penumpang di Bandara Juanda Surabaya Meningkat

Trafik penumpang Bandara Juanda Surabaya menjelang akhir tahun 2021 mulai menunjukkan tren positif.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Fikri Firmansyah
Calon penumpang pesawat saat memadati T1 Bandara Juanda Surabaya, 2021. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Trafik Bandara Juanda Surabaya menjelang akhir tahun 2021 mulai menunjukkan tren positif.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, Sisyani Jaffar.

“Jika dibandingkan dengan kinerja trafik pada pertengahan Oktober, di November ini ada pertumbuhan rata-rata jumlah penumpang per hari sebesar 18 persen," jelas Sisyani Jaffar, Sabtu (20/11/2021).

Adapun untuk secara keseluruhan, kata dia, jumlah trafik penumpang Januari hingga Oktober tahun 2021 sebanyak 4.504.190 penumpang dengan komposisi 4.426.047 penumpang penerbangan domestik, dan 78.143 penumpang penerbangan internasional.

Kemudian untuk jumlah pergerakan pesawat mencapai 44.640 pesawat dengan komposisi 42.697 pesawat penerbangan domestik, dan 1.943 pesawat penerbangan internasional.

Sedangkan pelayanan kargo mencapai 57.217.018 kg dengan komposisi 44.973.962 kg untuk penerbangan domestik, dan 12.243.056 kg untuk penerbangan internasional.

Dirinya menambahkan, sejak awal November jumlah penumpang harian tertinggi telah mencapai 24 ribu penumpang dari bulan sebelumnya yang hanya mencapai 21 ribu per hari.

Sementara untuk jumlah pesawat harian tertinggi mencapai 200 pesawat datang dan pergi, sedangkan pada bulan sebelumnya hanya mencapai 173 pesawat per hari.

Baca juga: Penumpang Surabaya Bus Mulai Meningkat, Pembayaran dengan Botol Masih Diminati Warga

Sisyani juga menjelaskan, tren peningkatan jumlah penumpang harian ini mulai tampak sejak diberlakukannya penggunaan tes swab antigen sebagai salah satu syarat terbang.

“Sejak awal November pemerintah memberlakukan tes swab antigen selain RT PCR, hal tersebut berdampak positif pada dunia industri penerbangan," ujarnya.

"Selain itu, terjangkaunya harga PCR dan swab antigen membuat meningkatnya animo pelaku perjalanan menggunakan transportasi udara. Kami berharap dan optimistis jumlah penumpang terus meningkat hingga akhir tahun 2021,“ jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved