Breaking News:

Berita Surabaya

Job Sepi, Sopir di Surabaya Nekat Edarkan Sabu, Ngaku Butuh Uang untuk Makan

Persoalan ekonomi membuat MB (28) warga Simomulyo nekat terjun ke lembah hitam peredaran gelap narkotika

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Firman Rachmanudin
MB saat berada di Mapolrestabes Surabaya 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Firman Rachmanudin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Persoalan ekonomi membuat MB (28) warga Simomulyo nekat terjun ke lembah hitam peredaran gelap narkotika.

Ia bahkan terpaksa berurusan dengan hukum setelah diringkus anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Rabu (10/11/2021) dini hari.

Baca juga: Hari Ikan Nasional ke-8, Bupati Mak Rini: Potensi Perikanan di Kabupaten Blitar Harus Dioptimalkan

MB ditangkap di jalan Simohilir, saat hendak melakukan transaksi dengan calon pembelinya.

"Kami tangkap saat hendak mengantar paket sabu di sekitar jalan Simohilir," ujar Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Daniel Marunduri, Sabtu (20/11/2021).

Dari tangan MB polisi mulanya menemukan sebuah plastik klip berisi sabu.

Kemudian, polisi mengeler MB ke rumahnya dan mendapati total tujuh poket sabu berisi total 3,28 gram siap edar.

Kepada polksi, MB mengaku jika sabu itu didapat dari seorang berinisial HM yang meranjau paket sabu itu di sekitar rel jalan Dupak Surabaya.

"Per gram belinya satu juta, dijual paket kecil dengan untung tiga ratus per gramnya," imbuh Daniel.

MB mengaku, ia nekat terjun menjadi pengedar karena sepi job sopir rental.

"Pekerjaan teraangka sebagai sopir. Karena jarang keluar sejak pandemi, akhirnya memilih jualan narkoba," tandasnya.

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved