Breaking News:

Berita Jatim

Pemprov Belum Umumkan UMP Jawa Timur 2022, Kadisnaker Sebut Akan Dilakukan Senin Pekan Depan

Pemprov Jawa Timur belum umumkan UMP Jawa Timur 2022, Kadisnaker Himawan Estu Bagijo sebut akan dilakukan Senin pekan depan.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Fatimatuz Zahroh
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo saat diwawancarai usai audiensi bersama SPSI dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, terkait UMP Jawa Timur 2022, Rabu (17/11/2021). 

Sedangkan dari kalangan pekerja mengusulkan agar kenaikan bisa mencapai sekitar Rp 200 ribu lebih. Dengan usulan kenaikan sebesar itu, mereka ingin agar UMP Jawa Timur minimal adalah Rp 2 juta. 

Sedangkan Khofifah sendiri mengupayakan agar kenaikan bisa di angka Rp 100 ribu. Yang kemudian dikonsultasikan ke pemerintah pusat. 

Baca juga: 15 Daerah Sudah Tetapkan Upah Minimum Provinsi 2021, UMP Tertinggi DKI Jakarta Rp 4.452.724

Di sisi lain, Ketua Dewan Pengupahan dari unsur pekerja yang juga Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jatim, Ahmad Fauzi mengatakan, sejauh ini memang belum ada kesepakatan angka UMP Jawa Timur 2022.

"Masih deadlock, masih alot sekali. Saya meminta kepada bu gubernur untuk tidak ditandatangani (angka kenaikan Rp 22.700) dulu sambil melihat provinsi lain," terangnya. 

Fauzi menambahkan, pihaknya tetap ngotot meminta UMP Jawa Timur 2022 naik minimal Rp 275.000 sampai Rp 300.000. Pasalnya, Fauzi menilai Jawa Timur sebagai salah satu pusat perekonomian di Indonesia, namun nilai UMP masih rendah. 

"Karena arus bawah anak-anak pekerja tetap meminta kenaikan yang signifikan. Jatim ini provinsi besar, salah satu penyumbang perekonomian terbesar di Indonesia, tapi UMP justru paling rendah," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved